Dua Atlet Taekwondo Sultra Sumbang Medali di PON Beladiri 2025, Kontingen Kian Optimis Tambah Capaian

OLAHRAGA462 Dilihat

IndeksSultra.com, Kudus- Dua atlet Taekwondo Sulawesi Tenggara (Sultra) sukses mengharumkan nama daerah setelah meraih medali pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2025 di Kudus, Jawa Tengah.

Bertanding di Djarum Arena Kaliputu, Minggu 12 Oktober 2025, keduanya mempersembahkan satu medali perak dan satu medali perunggu bagi kontingen Sultra.

Muhammad Muliadi yang tampil di kategori U87 KG Senior Putra berhasil meraih medali perak usai melaju mulus hingga babak final. Meski tampil impresif sejak penyisihan dengan menaklukkan sejumlah lawan kuat, Muliadi harus mengakui keunggulan atlet Jawa Barat pada partai puncak.

“Saya sudah memberikan yang terbaik untuk Sultra. Laga final tadi sangat ketat, tapi saya bangga bisa membawa pulang medali perak,” ujar Muliadi.

Sementara itu, Iluh Sinta Sundariasih yang turun di kategori U67 KG Senior Putri berhasil menyumbangkan medali perunggu setelah perjuangan sengit di babak semifinal.

BACA JUGA  Resmi Dilantik, KONI Sultra Siap Gas Full Bangkitkan Kejayaan Olahraga

“Meskipun belum sampai ke final, saya tetap bersyukur bisa menyumbangkan medali untuk Sultra. Ini menjadi motivasi untuk tampil lebih baik ke depan,” katanya.

Adapun atlet putri lainnya, Komang Fitri Satyani, yang berlaga di kelas U73 KG Senior Putri, harus menghentikan langkah lebih awal setelah kalah tipis dari lawan asal Riau.

Pelatih Taekwondo Sultra, Balung Mandalangi Togala, mengapresiasi pencapaian dua atletnya tersebut. Ia menilai Muliadi telah tampil luar biasa di final meski harus puas dengan perak.

“Pertarungannya sangat sengit. Muliadi tampil luar biasa, hanya saja keberuntungan belum berpihak,” ujar Balung.

Pelatih lainnya, Erick Nov Putra Razak, menyebut hasil ini menandai progres positif pembinaan Taekwondo di Sultra.

“Perak dan perunggu ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh atlet untuk terus berkembang. Kami optimis prestasi taekwondo Sultra akan semakin gemilang,” katanya.

Koordinator Seksi Monitoring dan Evaluasi TC PON Beladiri Kudus 2025, DR. Richard Richardo, juga memberikan apresiasi. Ia menyebut capaian ini sebagai bukti keberhasilan pembinaan olahraga beladiri di Sulawesi Tenggara.

BACA JUGA  Bawa Indonesia ke Posisi 4 IATC 2024, Modal Ramadhipa Tampil Kencang di seri Penutup ARRC

“Kita patut bangga. Dua medali dari cabang taekwondo adalah bukti kerja keras atlet, pelatih, dan tim. Kami akan terus memberikan dukungan penuh,” ujarnya.

Pertandingan Taekwondo PON Beladiri Kudus 2025 masih berlangsung hingga 14 Oktober 2025. Tiga atlet Sultra lainnya dijadwalkan turun bertanding yaitu Mansyuri Wardani Nurdin (U54 KG Senior Putra) menghadapi atlet Papua Barat Daya, Bangkit Rizqullah (U63 KG Senior Putra) melawan atlet Bali, dan Muhammad Haffair Januar Al Akbar (U58 KG Senior Putra) berhadapan dengan atlet DIY.

Dengan dua medali yang sudah diraih, kontingen Taekwondo Sultra semakin optimis menambah pundi prestasi dan memperkuat posisi di klasemen PON Beladiri Kudus 2025.***

Redaksi

Komentar