IndeksSultra.com, Kendari- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Cipta Karya dan Bina Konstruksi terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat infrastruktur ekonomi masyarakat pesisir.
Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah pelaksanaan revitalisasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kendari, yang berlokasi di kawasan Sodoha, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari.
Proyek strategis daerah ini mulai dikerjakan sejak 20 Oktober 2025 dengan total anggaran mencapai Rp6,7 miliar. Revitalisasi TPI Sodoha merupakan bagian dari janji Gubernur Sultra untuk memperbaiki dan melengkapi seluruh fasilitas publik yang menunjang aktivitas nelayan dan pelaku usaha perikanan di wilayah pesisir.
Kepala Dinas Cipta Karya dan Bina Konstruksi Sultra, Martin Effendi Patulak menjelaskan bahwa proyek ini meliputi pembangunan tiga gedung utama, termasuk rehabilitasi bangunan yang sempat terbakar serta pembangunan gedung baru untuk fasilitas pedagang ikan dan pagar keliling area pelelangan.
“Kami menargetkan pengerjaan TPI akan rampung sesuai jadwal yaitu di Desember 2025,” jelasnya, Seni 10 November 2025.
Ditegaskan bahwa proyek ini bukan hanya sebatas pembangunan fisik, tetapi juga sebagai langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan nilai ekonomi aktivitas perikanan di Kota Kendari. Keberadaan TPI yang lebih tertata diharapkan dapat menjadi pusat transaksi hasil laut yang modern, bersih, dan efisien.
“Revitalisasi ini adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap sektor perikanan rakyat. Fasilitas yang baik akan mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan dan pedagang ikan,” tambahnya.
Selain itu, proyek ini juga menjadi simbol nyata dari komitmen Pemprov Sultra untuk mempercepat pembangunan infrastruktur ekonomi lokal sesuai arahan Gubernur Sultra. Pemerintah berharap, dengan rampungnya revitalisasi TPI Sodoha, aktivitas perdagangan hasil laut di Kendari dapat tumbuh lebih optimal dan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat pesisir.
Revitalisasi TPI Sodoha tidak hanya menjadi proyek pembangunan semata, tetapi juga langkah konkret dalam mewujudkan Sultra yang produktif, mandiri, dan berdaya saing melalui penguatan sektor perikanan salah satu sektor unggulan yang menopang ekonomi daerah.(Adv)
Redaksi







Komentar