80 Ribu Ton Beras Aman di Gudang Bulog Sultra, Cukup hingga Lebaran 2026

EKONOMI, SULTRA272 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Perum Bulog Divisi Regional Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan ketersediaan beras di wilayah Sultra aman dan melimpah hingga melewati Natal dan Tahun Baru (Nataru), bahkan cukup hingga Ramadan dan Idulfitri 2026.

Kepastian ini disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Bulog Sultra, Benhur Ngkaimi Bulog Sultra, Benhur Ngakaimi meredam kekhawatiran masyarakat terhadap potensi lonjakan harga pangan jelang Natal dan Tahun Baru.

Benhur mengungkapkan, stok beras Bulog Sultra saat ini mencapai sekitar 80 ribu ton, dengan rata-rata penyaluran rutin sekitar 4.000 ton per bulan. Dengan kondisi tersebut, Bulog memastikan tidak ada ancaman kekurangan beras dalam waktu dekat.

BACA JUGA  Telkomsel Regional Sulawesi Catat Lonjakan Trafik Selama Ramadan dan Idulfitri 2025

“Secara hitungan, stok kita cukup lebih dari satu tahun. Tapi Bulog tidak membiarkan stok terlalu lama. Idealnya perputaran dilakukan setiap 4 sampai 6 bulan agar mutu tetap terjaga,” ujar Benhur.

Selain mencukupi kebutuhan daerah, Bulog Sultra juga berperan menjaga keseimbangan stok nasional dengan mengirimkan beras ke wilayah lain di Indonesia Timur. Sepanjang 2025, tercatat 8.500 ton beras telah dikirim ke Ambon, Papua, dan Sulawesi Tengah.

BACA JUGA  Indosat Perkuat Jaringan Berbasis AI Hadapi Lonjakan Trafik Digital Natal dan Tahun Baru

Menjelang akhir tahun, Bulog Sultra juga aktif melakukan intervensi harga melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Hingga Desember 2025, realisasi penyaluran SPHP telah mencapai 22 juta kilogram, melampaui target awal sebesar 18 juta kilogram.

Beras SPHP dijual dengan harga sekitar Rp11.000 per kilogram, jauh di bawah harga pasar yang berada di kisaran Rp13.500 per kilogram. Penjualan dilakukan melalui lebih dari 1.100 titik di seluruh kabupaten dan kota di Sultra.***

Redaksi

Komentar