BEI dan SRO Perkuat Koordinasi dengan MSCI, Dorong Peningkatan Bobot Saham Indonesia

EKONOMI436 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) lainnya, yakni PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dengan dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menegaskan komitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan MSCI Inc. (MSCI) guna meningkatkan kredibilitas Pasar Modal Indonesia di tingkat global.

Penegasan tersebut disampaikan sebagai tindak lanjut atas pengumuman yang dirilis MSCI pada hari ini. BEI menilai masukan dari MSCI merupakan bagian penting dalam upaya berkelanjutan untuk memperkuat integritas dan daya saing pasar modal nasional, mengingat indeks MSCI memiliki peran strategis sebagai referensi utama investor global.

Sejalan dengan hal tersebut, BEI dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen mengupayakan peningkatan bobot saham Indonesia dalam indeks MSCI. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan transparansi data pasar, termasuk penyediaan informasi yang lebih akurat, andal, dan selaras dengan praktik terbaik internasional.

BACA JUGA  Pertumbuhan Perbankan Sultra Stabil, OJK Tekankan Pemerataan Akses Keuangan

Sebagai langkah konkret, BEI telah mengumumkan data free float saham secara komprehensif melalui laman resmi BEI sejak 2 Januari 2026. Informasi tersebut selanjutnya akan diperbarui dan disampaikan secara rutin setiap bulan sebagai bagian dari peningkatan keterbukaan informasi kepada investor.

BACA JUGA  Astra Dorong Ekonomi Desa Melalui Ekspor Perdana Ubi ke Malaysia dan Singapura

Ke depan, BEI bersama SRO dan OJK akan terus menjalin koordinasi intensif dengan MSCI guna memastikan keselarasan pemahaman serta implementasi kebijakan terkait transparansi pasar. Melalui koordinasi yang berkesinambungan ini, BEI optimistis Pasar Modal Indonesia dapat semakin berdaya saing secara global serta meningkatkan kepercayaan investor terhadap pasar keuangan nasional.***

Redaksi

Komentar