Gubernur Sultra Bahas Pengembangan Kampung Nelayan dan Potensi Maritim dalam Audiensi dengan KKP

SULTRA255 Dilihat

IndeksSultra, Jakarta- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam mendorong pembangunan sektor kemaritiman.

Hal tersebut ditandai dengan audiensi Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI di Jakarta, Rabu sore 7  Desember 2025 lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Andi Sumangerukka diterima langsung oleh Wakil Menteri KKP, Laksamana Madya TNI (Purn) Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. Agenda utama audiensi membahas koordinasi persiapan peresmian Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Sorue Jaya, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, sekaligus dukungan KKP terhadap pengembangan potensi maritim Sultra.

Gubernur menjelaskan, KNMP Sorue Jaya merupakan kawasan strategis yang dilengkapi shelter pendaratan ikan seluas dua hektare dan dikembangkan sebagai destinasi wisata bahari terintegrasi. Kawasan ini memiliki konektivitas langsung dengan Pulau Bokori dan Pantai Toronipa, serta dilengkapi bengkel nelayan dan sentra wisata kuliner berbasis hasil laut.

BACA JUGA  2.400 Tiket Mudik Gratis Untuk Masyarakat Sultra, Berikut Jadwal dan Rutenya

“Kawasan ini memiliki potensi besar yang terintegrasi dari sisi ekonomi, pariwisata, hingga pemberdayaan masyarakat pesisir,” ujar Gubernur.

Secara geografis, lokasi KNMP dinilai sangat strategis karena hanya berjarak sekitar 38 kilometer atau satu jam perjalanan dari bandara dengan akses jalan yang memadai. Pemerintah Provinsi Sultra juga merencanakan pembangunan 1.000 unit rumah nelayan melalui APBD, dengan sekitar 100 unit di antaranya akan dibangun di kawasan KNMP Sorue Jaya.

Dalam audiensi tersebut, Gubernur juga memaparkan potensi unggulan sektor kelautan dan perikanan Sultra, di antaranya industri perikanan di Kabupaten Wakatobi yang mampu memproduksi lebih dari satu juta ton ikan tuna, cakalang, dan tongkol per tahun, serta pengembangan industri garam di Desa Wumbulasa, Kabupaten Bombana.

BACA JUGA  Telan Anggaran Rp7,37 Miliar, PPI Sodohoa Diharap Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

Gubernur berharap dukungan KKP dapat semakin mempercepat pengembangan potensi kemaritiman Sultra guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri KKP menyampaikan bahwa pemerintah pusat memiliki sejumlah program prioritas yang sejalan dengan pengembangan kawasan pesisir, termasuk penguatan Kampung Nelayan Merah Putih, Koperasi Desa Merah Putih, serta pembangunan tambak garam dan perikanan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis maritim.***

Redaksi

Komentar