La Ode Darwin Targetkan Muna Barat Jadi Pemasok Ayam dan Telur untuk Daerah Sekitar

EKONOMI, MUNA BARAT303 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Mubar) terus memperkuat program dibidang peternakan sebagai bagian dari dukungan terhadap program pemerintah pusat, salah satunya program dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Bupati Mubar, La Ode Darwin mengungkapkan sejak 2 Februari 2025 hingga akhir tahun Pemkab Muna Barat telah mendistribusikan sebanyak 28.200 bibit ayam petelur dan 10.000 bibit ayam potong kepada para peternak lokal. Program ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan pasokan telur dan daging ayam dari luar daerah.

“Selama ini kebutuhan telur dan ayam di Muna Barat masih disuplai dari luar. Karena itu, kami sepakat mendistribusikan bibit ayam kepada peternak, dengan kandang yang telah disiapkan oleh peternak,” jelasnya, Kamis 29 Januari 2026.

Ia menjelaskan, bibit ayam petelur yang dibagikan berusia 14 hingga 15 minggu dan disertai dengan dukungan pakan. Dari total ayam petelur tersebut, sekitar 20 ribu ekor saat ini sudah mulai bertelur dan menghasilkan kurang lebih 20 ribu butir telur per hari yang diperuntukkan bagi kebutuhan dapur MBG.

BACA JUGA  Muna Barat Sabet Juara Tiga TPID Terbaik Nasional Jadi Bukti Kerja Kolektif Pemda

Sementara itu, bibit ayam potong telah lebih dulu didistribusikan pada November 2025 dan kini hasilnya sudah dibeli oleh dapur MBG. Pemerintah daerah juga memberikan dukungan bibit dan pakan hingga masa panen, dengan harapan hasil penjualan dapat menjadi modal berkelanjutan bagi para peternak.

“Setelah distribusi, kami tetap melakukan kontrol dengan menempatkan penyuluh untuk mendampingi dan mengawasi peternakan agar program ini berkelanjutan dan bisa terus berkembang,” katanya.

Saat ini, Muna Barat telah memiliki sembilan dapur MBG dengan penerima manfaat sekitar 22 ribu orang. Ke depan, akan ditambah empat dapur baru yang ditargetkan melayani sekitar 17 ribu penerima manfaat. Selain telur dan ayam, Pemkab juga mulai mendorong produksi komoditas lain, termasuk buah-buahan, untuk memenuhi kebutuhan dapur MBG.

BACA JUGA  Kalla Toyota Akan Kembali Gelar Pameran Bertajuk Pesta Rangga #2

“Kami mengapresiasi program ini karena memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat, sekaligus memastikan program pemerintah pusat benar-benar dirasakan manfaatnya di daerah,” ujar La Ode Darwin.

Memasuki 2026, meski dengan keterbatasan anggaran, La Ode Darwin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap memaksimalkan dukungan kepada masyarakat.

Pemkab Muna Barat menargetkan penambahan sekitar 30 ribu hingga 70 ribu bibit ayam petelur serta 10 ribu hingga 30 ribu bibit ayam potong.

“Target kami ke depan bukan hanya memenuhi kebutuhan daerah sendiri, tetapi juga mampu menyuplai kebutuhan kabupaten tetangga,” pungkasnya.***

Redaksi

Komentar