IndeksSultra.com, Bantaeng- PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi terus memperkuat penerapan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam seluruh aktivitas konstruksi.
Bertepatan dengan peringatan Bulan K3 Nasional, PLN UIP Sulawesi melaksanakan kegiatan Management Patrol di Gardu Induk (GI) 150 kV Bantaeng Switching (Extension), Senin 26 Januari 2026.
Kegiatan patroli manajemen tersebut dipimpin langsung oleh General Manager PLN UIP Sulawesi, Wisnu Kuntjoro Adi, bersama jajaran manajemen. Peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai standar keselamatan yang ditetapkan, sekaligus sebagai wujud kepemimpinan keselamatan atau safety leadership di lingkungan PLN.
Dalam kesempatan tersebut, Wisnu Kuntjoro Adi menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja merupakan prioritas utama yang tidak dapat dikompromikan dalam setiap pelaksanaan proyek ketenagalistrikan.
“Momentum Bulan K3 Nasional menjadi pengingat bahwa upaya menghadirkan sistem kelistrikan yang andal harus sejalan dengan komitmen menjaga keselamatan seluruh pekerja. Tidak ada target yang lebih penting dari keselamatan,” tegasnya.
Sementara itu, Manajer Unit Pelaksana Proyek (MUPP) Sulawesi Selatan, Ronald Paschalis Foudubun, menjelaskan bahwa Management Patrol difokuskan pada sejumlah area kerja berisiko tinggi. Peninjauan dilakukan mulai dari area switchyard, pekerjaan penggalian cable duct, lingkungan gardu induk, hingga pembangunan gedung kontrol extension.
“Kami turun langsung untuk memastikan kesiapan lapangan, kepatuhan terhadap prosedur kerja, penggunaan alat pelindung diri, serta pengendalian risiko berjalan secara konsisten. Setiap aktivitas harus aman, tertib, dan terkendali,” ujarnya.
Melalui kegiatan Management Patrol ini, PLN UIP Sulawesi menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pengelolaan K3 yang kolaboratif dan berkelanjutan. Penerapan K3 yang disiplin diharapkan mampu mendukung kelancaran pembangunan GI 150 kV Bantaeng Switching (Ext) secara aman dan optimal, sekaligus memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Sulawesi Selatan.***
Redaksi







Komentar