IndeksSultra.com, Makassar- Memasuki bulan suci Ramadan, perubahan pola aktivitas masyarakat seperti waktu istirahat dan jam mobilitas turut memengaruhi konsentrasi saat berkendara.
Kondisi tubuh yang sedang berpuasa dan ritme harian yang berubah berpotensi meningkatkan risiko di jalan raya.
Melihat kondisi tersebut, Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan berkendara melalui kampanye #Cari_Aman. Edukasi ini ditujukan agar masyarakat tetap nyaman dan selamat selama menjalankan ibadah puasa.
Safety Riding & Community Supervisor Asmo Sulsel, Habib Permadi, menuturkan bahwa pengendara sepeda motor perlu memberi perhatian ekstra pada kondisi fisik selama Ramadan.
“Bulan Ramadan adalah momen untuk menahan diri, termasuk dalam berkendara. Jangan sampai karena terburu-buru berbuka atau kurang istirahat, kita justru mengabaikan keselamatan. Terapkan selalu prinsip #Cari_Aman agar ibadah tetap lancar dan perjalanan tetap selamat,” ujarnya.
Berikut beberapa tips aman berkendara selama bulan puasa yang dibagikan Asmo Sulsel:
1. Pastikan tubuh tetap fit dan fokus
Kurang tidur akibat sahur atau aktivitas malam hari dapat menurunkan konsentrasi. Pengendara disarankan mencukupi waktu istirahat dan tidak memaksakan diri jika merasa lelah atau mengantuk. Menepi untuk beristirahat sejenak bisa menjadi pilihan bijak sebelum melanjutkan perjalanan.
2. Hindari terburu-buru menjelang berbuka
Menjelang waktu magrib menjadi salah satu periode rawan kecelakaan karena banyak orang ingin segera tiba di tujuan. Pengendara diimbau tetap mematuhi aturan lalu lintas dan tidak memacu kendaraan secara berlebihan.
3. Gunakan helm berwarna cerah saat malam atau subuh
Aktivitas berkendara di bulan puasa kerap terjadi pada dini hari saat sahur atau malam hari setelah tarawih. Helm berwarna cerah membantu meningkatkan visibilitas sehingga pengendara lebih mudah terlihat oleh pengguna jalan lain.
4. Lakukan pemeriksaan kendaraan sebelum berangkat
Pengecekan sederhana seperti kondisi rem, lampu, tekanan ban, dan bahan bakar penting dilakukan untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima dan menghindari gangguan teknis di perjalanan.
5. Tetap gunakan perlengkapan berkendara lengkap
Meski hanya menempuh jarak dekat, seperti membeli takjil atau menuju masjid, perlengkapan keselamatan seperti helm, jaket, sarung tangan, dan sepatu tetap wajib digunakan.
Melalui kampanye ini, Asmo Sulsel berharap masyarakat dapat menjadikan keselamatan sebagai kebiasaan yang konsisten diterapkan, sehingga aktivitas selama Ramadan tetap berjalan aman, nyaman, dan penuh berkah.







Komentar