Pengguna dan Merchant QRIS di Sultra Melonjak, BI Sebut Bukti Akselerasi Transaksi Digital

EKONOMI299 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Perkembangan transaksi non-tunai di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus menunjukkan tren positif, peningkatan signifikan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dinilai menjadi salah satu faktor pendukung solidnya kinerja ekonomi daerah.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara, Edwin Permadi, mengungkapkan bahwa pada Triwulan IV-2025 jumlah pengguna QRIS di Sultra tercatat sebanyak 303.254 orang. Angka tersebut tumbuh 12 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang sebanyak 271.531 pengguna.

“Pada Triwulan IV-2025 terdapat penambahan 31.723 pengguna baru QRIS. Ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan dan preferensi masyarakat terhadap sistem pembayaran digital,” ujarnya, Senin 9 Februari 2026.

BACA JUGA  Bank Sultra Salurkan KUR Rp201 Miliar hingga November 2025, Dukung Ribuan UMKM di Sultra

Dari sisi merchant atau pelaku usaha, pertumbuhan juga tercatat signifikan. Jumlah merchant QRIS di Sultra meningkat 37,65 persen (yoy) menjadi 239.463 merchant, dibandingkan Triwulan IV-2024 yang sebanyak 173.964 merchant.

Tak hanya dari sisi pengguna dan merchant, volume transaksi QRIS juga mengalami lonjakan tajam. Pada Triwulan IV-2025, tercatat sebanyak 4.364.680 transaksi, meningkat 184,61 persen (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 1.533.544 transaksi.

BACA JUGA  Indosat Perkuat Jaringan Berbasis AI Hadapi Lonjakan Trafik Digital Natal dan Tahun Baru

Menurut Edwin, pertumbuhan tersebut mencerminkan semakin luasnya akseptasi QRIS sebagai metode pembayaran ritel di Sulawesi Tenggara. Ia menilai QRIS telah menjadi game changer dalam mendorong efisiensi transaksi sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital di daerah.

“Ke depan, kami akan terus memperluas edukasi dan akseptasi QRIS agar manfaat transaksi digital dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat dan pelaku usaha di seluruh wilayah Sultra,” pungkasnya.

Komentar