IndeksSultra.com, Manado- PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mempererat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kejati Sulut) guna mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Sulawesi Utara. Penguatan kerja sama tersebut dibahas dalam audiensi yang digelar di Manado, Rabu 11 Februari 2026.
Pertemuan ini menjadi ajang evaluasi atas kolaborasi yang telah berjalan, khususnya dalam aspek pendampingan dan pengamanan hukum proyek. Fokus pembahasan mencakup proses pengadaan tanah serta penyelesaian berbagai dinamika yang muncul di lapangan selama tahapan pembangunan.
Kepala Kejati Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, menegaskan bahwa kolaborasi lintas institusi penting untuk memastikan proyek strategis berjalan sesuai ketentuan hukum. Menurutnya, Kejati siap memberikan pendampingan hukum agar setiap tahapan proyek berlangsung tertib dan memiliki kepastian hukum.
Dukungan tersebut telah dirasakan dalam sejumlah proyek kelistrikan di Sulut. Manager Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sulawesi Utara, Muhammad Arfah Aboe Kasim, menyebut pendampingan hukum membantu memperlancar proses pengadaan tanah dan penyelesaian persoalan sosial di masyarakat.
Beberapa proyek yang telah memperoleh pendampingan antara lain pembangunan SUTT 150 kV Likupang–Pandu yang kini telah beroperasi sesuai target, serta penyelesaian sengketa lahan tapak tower SUTT 150 kV Lopana–Teling di Jalan Ring Road 1 yang memberikan kepastian hukum bagi PLN.
Ke depan, PLN UIP Sulawesi juga merencanakan pendampingan hukum untuk proyek strategis lainnya, termasuk pembangunan SUTT 150 kV Tanjung Merah–Bitung beserta Gardu Induk 150 kV Bitung, serta SUTT 150 kV Incomer PLTMG Minahasa Peaker–GI Likupang.
General Manager PLN UIP Sulawesi, Wisnu Kuntjoro Adi, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin dan menegaskan komitmen perusahaan untuk terus memperkuat koordinasi lintas lembaga.
“Sinergi dengan Kejati Sulut menjadi faktor penting dalam menjaga kepastian hukum pelaksanaan proyek, terutama dalam proses pengadaan tanah dan penanganan isu di lapangan. Kolaborasi ini akan terus diperkuat guna mendukung percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui kerja sama tersebut, PLN UIP Sulawesi optimistis pembangunan infrastruktur kelistrikan di Sulawesi Utara dapat berjalan lebih lancar, akuntabel, dan sesuai regulasi, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.







Komentar