IndeksSultra.com, Makassar– PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menggelar Apel Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bersama mitra kerja di Aula Kantor PLN UIP Sulawesi, Selasa 4 Februari 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Bulan K3 Nasional yang mengusung tema “Penguatan Sinergi Lintas Peran yang Inklusif, Kolaboratif, dan Pemanfaatan Teknologi Berkelanjutan Wujudkan Zero Harm Zero Loss.”
Apel tersebut diikuti jajaran manajemen, pegawai, serta mitra kerja sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat budaya keselamatan di lingkungan kerja.
General Manager PLN UIP Sulawesi, Wisnu Kuntjoro Adi, menegaskan bahwa setiap kecelakaan kerja merupakan sinyal adanya celah dalam sistem yang harus segera diperbaiki. Karena itu, penerapan K3 tidak boleh dilakukan secara parsial, melainkan harus terintegrasi dan berorientasi pada pencegahan.
“Kecelakaan kerja adalah alarm keras bahwa masih ada ruang perbaikan dalam sistem kita. Penerapan K3 menjadi tanggung jawab bersama dan harus dijalankan secara konsisten dalam setiap aktivitas,” ujar Wisnu dalam amanatnya.
Ia menambahkan, keselamatan dan kesehatan kerja bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi nilai mendasar yang harus menjadi budaya kerja. Menurutnya, produktivitas dan keselamatan tidak bisa dipisahkan.
“Keselamatan memastikan setiap pekerja dapat kembali ke rumah dengan selamat. Tidak ada target pekerjaan yang lebih penting dari keselamatan dan jiwa manusia,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran manajemen dan mitra kerja juga melakukan pembacaan serta penandatanganan Komitmen K3 sebagai simbol penguatan sinergi dalam penerapan standar keselamatan.
Selain itu, PLN UIP Sulawesi memberikan Penghargaan K3 kepada unit kerja, kontraktor, dan konsultan dengan kinerja terbaik dalam aspek Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Keamanan Mutu (K3 dan KAM).
Melalui apel ini, PLN UIP Sulawesi berharap seluruh insan perusahaan dan mitra kerja semakin meningkatkan kesadaran, disiplin, dan tanggung jawab dalam menjalankan prinsip K3 secara berkelanjutan guna mewujudkan target zero harm dan zero loss.***
Redaksi







Komentar