Sepanjang Januari 2026, Call Center 112 Kendari Layani Ribuan Panggilan Warga

KENDARI248 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Layanan darurat Call Center 112 Kota Kendari mencatat tingginya aktivitas panggilan masyarakat sepanjang Januari 2026.

Dalam periode tersebut, sebanyak 4.336 panggilan diterima oleh petugas call taker sebagai bentuk pemanfaatan layanan pengaduan dan permintaan bantuan darurat oleh warga.

Dari jumlah tersebut, 3.308 panggilan atau sekitar 76 persen dinyatakan valid. Sementara 1.028 panggilan lainnya tergolong tidak valid karena masuk dalam kategori prank maupun ghost call.

Panggilan valid tersebut kemudian ditindaklanjuti menjadi 289 tiket laporan kejadian yang diteruskan kepada instansi terkait untuk penanganan di lapangan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, mengungkapkan bahwa dari total tiket laporan yang masuk, 169 laporan atau sekitar 58 persen telah selesai ditangani. Adapun 120 laporan lainnya masih dalam proses penyelesaian oleh instansi teknis.

BACA JUGA  Call Center 112 Raih Penghargaan Nasional, Kendari Diakui sebagai Kota dengan Layanan Aduan Terbaik

“Angka ini menunjukkan tingkat kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan layanan 112 sudah cukup tinggi. Tantangannya adalah bagaimana respons di lapangan dapat semakin cepat agar seluruh laporan bisa segera tertangani,” ujar Sahuriyanto.

Berdasarkan data laporan, aduan terbanyak berkaitan dengan perbaikan lampu penerangan jalan umum (LPJU) sebanyak 55 kasus, disusul penebangan pohon 54 kasus, serta gangguan listrik PLN sebanyak 48 laporan. Selain itu, warga juga melaporkan kejadian pohon tumbang, bak sampah penuh, sisa penebangan, hingga persoalan keamanan dan ketertiban umum.

BACA JUGA  APBD Kendari 2025 Direvisi, Pemkot Tegaskan Fokus pada Pembangunan dan Pengentasan Kemiskinan

Dari sisi kinerja perangkat daerah, sejumlah instansi menunjukkan respons yang cukup optimal. BPBD Kota Kendari menyelesaikan 23 dari 25 laporan yang diterima. Dinas Pemadam Kebakaran dan Dinas Sosial bahkan menuntaskan seluruh laporan masing-masing sebanyak 12 dan 13 kasus. Sementara itu, Polres dan PLN juga mencatat seluruh laporan yang masuk telah ditindaklanjuti.

Pemerintah Kota Kendari terus mendorong optimalisasi layanan Call Center 112 sebagai kanal utama pengaduan darurat masyarakat, sekaligus memperkuat koordinasi lintas instansi agar penanganan laporan semakin cepat dan efektif.***

Redaksi

Komentar