Di Balik Lancarnya Mudik Lebaran 2026, AI Jadi “Otak” Jaringan Indosat Hadapi Lonjakan Trafik

EKONOMI, GAYA HIDUP197 Dilihat

IndeksSultra.com, Jakarta- Di tengah padatnya arus mudik Lebaran 2026 yang melibatkan jutaan pergerakan masyarakat, ada satu “pemain senyap” yang bekerja tanpa henti: kecerdasan buatan (AI).

Teknologi ini menjadi kunci di balik tetap stabilnya jaringan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), meski trafik data melonjak tajam.

Selama periode mudik, Indosat mencatat lonjakan trafik data lebih dari 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menunjukkan tingginya aktivitas digital masyarakat, mulai dari berkirim pesan, berselancar di media sosial, hingga streaming video di perjalanan.

Menariknya, lonjakan tersebut tidak menyebabkan gangguan berarti. Justru, kualitas layanan meningkat dengan penurunan downtime hingga 20 persen. Hal ini tak lepas dari peran teknologi AI yang digunakan Indosat untuk memantau dan mengelola jaringan secara real-time.

Direktur dan Chief Technology Officer Indosat, Desmond Cheung, menyebut bahwa momen mudik merupakan ujian nyata bagi ketahanan jaringan.

BACA JUGA  Indosat Terapkan Teknologi Hemat Energi Berbasis AI dari Nokia di Seluruh Jaringan Nasional

“Kami tidak hanya merespons lonjakan, tetapi mengantisipasinya sebelum terjadi melalui sistem berbasis AI,” ujarnya.

Dengan pendekatan ini, sistem mampu mendeteksi potensi kepadatan trafik lebih cepat dan langsung melakukan penyesuaian kapasitas jaringan secara otomatis. Hasilnya, pelanggan tetap bisa menikmati koneksi tanpa jeda, bahkan di titik-titik padat seperti jalur tol, rest area, stasiun, dan destinasi wisata.

Sepanjang musim mudik, jaringan Indosat menjangkau sekitar 8.121 kilometer jalur utama yang mencakup 77 rute strategis, termasuk jalan tol, non-tol, hingga jalur kereta api. Selain itu, hampir 800 titik penting seperti rest area dan pusat keramaian juga menjadi fokus penguatan jaringan.

Tak hanya mengandalkan teknologi, kesiapan ini juga didukung oleh lebih dari 2.500 engineer yang siaga 24 jam di seluruh Indonesia, serta pengoperasian Mobile BTS di berbagai titik krusial. Infrastruktur jaringan pun terus diperkuat dengan ribuan site yang telah ditingkatkan kapasitasnya.

BACA JUGA  Sahabat-AI, Bukti AI Lokal Mampu Hidupkan Sastra Nusantara di Era Digital

Selama periode ini, pola penggunaan data menunjukkan dominasi layanan digital populer seperti WhatsApp, YouTube, dan TikTok, yang menjadi “teman perjalanan” para pemudik.

Di wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua (Kalisumapa), lonjakan trafik bahkan lebih terasa. Hulu Sungai Tengah mencatat kenaikan tertinggi hingga 54 persen, disusul Sambas 48 persen, dan Jeneponto 44 persen yang menunjukkan peningkatan aktivitas digital yang merata hingga ke daerah.

Selain itu, Indosat juga menghadirkan Posko Mudik di sejumlah titik strategis, termasuk di Sulawesi Selatan, sebagai tempat istirahat sekaligus pusat layanan bagi pemudik.

Bagi Indosat, keberhasilan ini bukan sekadar soal angka, melainkan soal menjaga kepercayaan pelanggan di momen penting seperti Lebaran. Dengan dukungan AI dan infrastruktur yang terus diperkuat, Indosat menegaskan komitmennya menghadirkan konektivitas yang andal bagi seluruh masyarakat Indonesia.***

Redaksi

Komentar