IndeksSultra.com, Kendari- Memasuki usia ke-58 tahun, PT BPD Sulawesi Tenggara atau Bank Sultra menegaskan ambisinya untuk naik kelas menjadi regional champion atau pemimpin pasar perbankan di daerah sendiri.
Bank kebanggaan masyarakat Bumi Anoa itu optimistis mampu bersaing dengan perbankan nasional, baik yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) maupun bank swasta.
Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menyebut usia 58 tahun sebagai momentum penting untuk memperkuat transformasi dan meningkatkan kepercayaan publik.
“Dukungan pemerintah daerah serta penguatan aset menjadi fondasi kuat dalam memperluas layanan hingga menjangkau seluruh masyarakat di 17 kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara,” jelasnya, Senin 2 Maret 2026.
Harapannya, sebagai bank daerah menjadi regional champion di daerah, sangat bersaing dengan perbankan yang ada saat ini baik Himbara maupun swasta
“. Kekuatan yang sudah kita miliki saat ini dari aset yang dimiliki serta kepercayaan pemerintah daerah cukup besar. Jadi itu yang kita manfaatkan, bukan hanya sekedar melayani pemerintah daerah, tapi seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara secara utuh di 17 Kabupaten kota yang ada,” ujar Andri.
Komitmen tersebut mendapat dukungan penuh dari Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka yang menilai usia 58 tahun justru menjadi fase kematangan dan puncak performa bagi institusi perbankan, berbeda dengan usia pensiun bagi seorang prajurit TNI.
Ia menegaskan, keberadaan Bank Sultra memiliki peran strategis dalam menopang pembangunan dan menggerakkan roda ekonomi daerah.
“Bank Sultra adalah masa depan Sultra, masa depan untuk gerakkan ekonomi. Capaian-capaian yang dilakukan pemerintah karena kekuatannya, Pemprov Sultra juga ditopang Bank Sultra. Oleh karena itu bank juga menjadi penyongkong utama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Andi Sumangerukka berpesan agar jajaran direksi terus memperkuat dukungan terhadap sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas dan kekompakan internal agar kinerja bank semakin solid dan berdampak luas bagi masyarakat.***
Redaksi







Komentar