Kapolda dan Gubernur Sultra Pantau Langsung Arus Mudik di Pelabuhan Konawe Selatan

HUKUM211 Dilihat

IndeksSultra.com, Konawe Selatan- Puncak arus mudik Lebaran 2026 di Sulawesi Tenggara (Sulltra) mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah dan aparat kepolisian.

Gubernur Sultra bersama Kapolda Sultra turun langsung meninjau aktivitas penyeberangan di dua pelabuhan utama di Kabupaten Konawe Selatan, Rabu 18 Maret 2026.

Peninjauan ini dipimpin oleh Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, didampingi Kapolda Sultra Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko, serta Direktur Lalu Lintas Polda Sultra yang juga menjabat sebagai Kasatgas Operasi Ketupat Anoa 2026, Kombes Pol. Dr. Argowiyono. Turut hadir sejumlah pejabat utama Polda Sultra dalam kegiatan tersebut.

BACA JUGA  KPK Gandeng Pemprov Sultra, Bangun Budaya Antikorupsi Dimulai dari Keluarga

Dua titik yang menjadi fokus pemantauan yakni Pelabuhan Amolengo di Kecamatan Kolono dan Pelabuhan Torobulu di Kecamatan Laeya. Kedua pelabuhan ini merupakan jalur strategis bagi masyarakat yang hendak menyeberang ke wilayah kepulauan saat momentum mudik Lebaran.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat Anoa 2026 yang bertujuan memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik maupun arus balik. Dalam kunjungannya, rombongan melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi penumpang, kesiapan petugas, serta fasilitas pendukung di area pelabuhan.

Kapolda Sultra Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko menegaskan bahwa pemantauan tersebut penting guna memastikan seluruh sistem pelayanan dan pengamanan berjalan maksimal, khususnya saat terjadi lonjakan pergerakan masyarakat.

BACA JUGA  Pesantren Kilat Ramadan, Ditbinmas Polda Sultra Perkuat Karakter dan Kesadaran Kamtibmas Pelajar

“Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus mudik sekaligus mengantisipasi potensi kepadatan maupun gangguan keamanan di jalur penyeberangan,” ujarnya.

Selain memastikan kesiapan operasional, kehadiran aparat kepolisian di lapangan juga menjadi bentuk komitmen dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan merayakan Hari Raya Idulfitri di kampung halaman.

Dengan pengawasan langsung di titik-titik vital tersebut, diharapkan arus mudik di Sulawesi Tenggara dapat berlangsung tertib, aman, dan lancar hingga memasuki periode arus balik.***

Redaksi

Komentar