Kapolda Sultra Tinjau Gerakan Pangan Murah, Warga Kendari Antusias Berburu Sembako

HUKUM135 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Polda Sulawesi Tenggara di Lapangan Patung Gajah Mada Polda Sultra, Senin 16 Maret 2026, disambut antusias oleh masyarakat Kota Kendari.

Sejak pagi hari, warga memadati lokasi untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli sejumlah bahan pangan seperti beras SPHP, minyak goreng, hingga telur dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

Usai melaksanakan apel pagi, Kapolda Sultra Didik Agung Widjanarko bersama Wakapolda Brigjen Pol. Gidion Arief Setyawan serta sejumlah pejabat utama Polda Sultra meninjau langsung pelaksanaan pasar murah tersebut.

BACA JUGA  Polda Sultra Gandeng SMA Negeri 5 Kendari Cegah Tawuran Pelajar

Antusiasme warga terlihat dari panjangnya antrean masyarakat yang menunggu giliran membeli beras SPHP dan minyak goreng.

Banyak warga mengaku terbantu dengan adanya program ini, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan bahan pokok selama Ramadan.

Salah seorang warga Kecamatan Abeli, Hasriani (42), mengatakan harga bahan pangan yang dijual di pasar murah jauh lebih terjangkau dibandingkan harga di pasar.

“Di sini lebih murah, saya dapat satu rak telur Rp54 ribu, kalau di pasar sudah Rp75 ribu,” ungkapnya.

BACA JUGA  Dirlantas Polda Sultra Ajak Masyarakat Wujudkan Mudik Aman dan Bahagia melalui Dialog RRI

Untuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan lancar, sejumlah personel dari Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sultra serta Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Sultra turut dikerahkan membantu proses pelayanan kepada masyarakat yang membludak di lokasi kegiatan.

Gerakan Pangan Murah ini merupakan salah satu upaya Polda Sultra untuk membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Komentar