Kompol Alwi Ajak Jamaah Masjid Al-Amin Polda Sultra Tingkatkan Kualitas Ibadah di Akhir Ramadan.

HUKUM200 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Masjid Al-Amin yang terletak di lingkungan Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) dipenuhi jamaah dalam ibadah salat tarawih pada Selasa malam 10 Maret 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Danyon A Pelopor Satbrimob Polda Sultra, Kompol Alwi, S.Ag., hadir sebagai penceramah, memberikan tausiah yang menggugah kesadaran spiritual para personel kepolisian dan masyarakat sekitar.

Di hadapan para pejabat utama Polda Sultra, personel, dan masyarakat umum, Kompol Alwi menekankan urgensi menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum utama untuk menata diri dan mempersiapkan bekal untuk kehidupan setelah dunia.

Dalam tausiahnya, Kompol Alwi menegaskan bahwa Al-Qur’an bukanlah sekadar bacaan, melainkan pedoman hidup yang diturunkan Allah SWT untuk menuntun manusia di dunia. Menurutnya, Al-Qur’an adalah petunjuk yang memberikan rasa damai, ketenangan, serta jalan keselamatan bagi siapapun yang mengamalkannya.

BACA JUGA  Tiga Pejabat Pemkot Kendari Terseret Kasus Korupsi Dana Belanja 2020

“Al-Qur’an adalah pedoman kehidupan yang Allah turunkan untuk membimbing manusia dalam menjalani kehidupan di dunia hingga menuju kehidupan di akhirat,” jelas Kompol Alwi.

Salah satu poin menarik yang disampaikan adalah analogi perjalanan mudik. Kompol Alwi mengajak jamaah untuk merefleksikan persiapan yang dilakukan saat seseorang hendak pulang ke kampung halaman.

“Seperti ketika kita hendak mudik Lebaran, tentu kita mempersiapkan berbagai bekal untuk pulang kampung. Demikian juga ketika kita kelak pulang menuju akhirat, kita harus mempersiapkan bekal sebaik-baiknya,” tuturnya.

Ia menekankan bahwa ibadah puasa yang dilakukan dengan penuh keikhlasan adalah salah satu “bekal” utama yang sangat berharga.

BACA JUGA  Pesantren Kilat Ramadan, Ditbinmas Polda Sultra Perkuat Karakter dan Kesadaran Kamtibmas Pelajar

Menjelang fase akhir bulan Ramadan, Kompol Alwi mengingatkan agar umat Islam tidak menyia-nyiakan waktu yang tersisa. Ia mengajak jamaah untuk meningkatkan kualitas amal saleh dan fokus pada pembersihan hati.

“Ramadan menjadi momentum bagi kita semua untuk membersihkan diri, menghilangkan ego, kesombongan, dan sifat takabur, serta semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT,” pungkasnya.

Tausiah ini menjadi pengingat bagi seluruh jamaah di Masjid Al-Amin bahwa di balik kesibukan tugas pengamanan dan pelayanan masyarakat, aspek spiritualitas tetap menjadi fondasi penting bagi setiap individu dalam menjalankan peran sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.***

Redaksi

Komentar