Pemkot Kendari dan Bulog Sultra Mulai Distribusi Bantuan Pangan untuk 27.538 KK

EKONOMI, KENDARI145 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Pemerintah Kota Kendari bersama Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara resmi memulai penyaluran bantuan pangan untuk alokasi Februari–Maret 2026.

Peluncuran program tersebut digelar di Kantor Lurah Bungkutoko, Rabu 18 Maret 2026, dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. Secara keseluruhan, program ini menyasar 27.538 kepala keluarga (KK) di berbagai wilayah Kota Kendari.

Ia merinci, khusus di Kecamatan Nambo terdapat 1.469 KK penerima manfaat, dengan 280 keluarga di antaranya berada di Kelurahan Bungkutoko.

BACA JUGA  Telkomsel Kukuhkan Komitmen di HUT ke-80 RI, Nyalakan Semangat Indonesia untuk Visi Emas 2045

“Kendari menjadi daerah pertama di Sulawesi Tenggara yang mulai menyalurkan bantuan ini. Kami berharap program ini bisa membantu meringankan beban masyarakat, terutama menjelang Idulfitri,” ujar Siska.

Setiap keluarga penerima manfaat akan memperoleh bantuan berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng untuk satu tahap penyaluran.

Sementara itu, Kepala Kanwil Bulog Sultra, Benhur Ngkaimi menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan sejak Februari, termasuk pengemasan ulang beras. Namun, proses distribusi sempat mengalami sedikit keterlambatan akibat menunggu ketersediaan minyak goreng.

BACA JUGA  Diklatda Hipmi Sultra, Hugua Dorong Pengusaha Muda Jadi Pemimpin Berintegritas

“Beras sebenarnya sudah siap sejak lama, tetapi kami harus menunggu stok minyak goreng tersedia. Kami mohon maaf atas keterlambatan ini dan saat ini terus mempercepat penyaluran,” jelasnya.

Benhur menambahkan, total stok beras yang disiapkan mencapai sekitar 6.000 ton. Bantuan akan disalurkan dalam dua tahap, sehingga setiap keluarga nantinya menerima total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Ia optimistis seluruh proses distribusi bantuan pangan tersebut dapat diselesaikan setelah perayaan Lebaran.***

Redaksi

Komentar