PLN Pastikan Proyek GITET 275 kV Kendari Siap Masuk Tahap Konstruksi

EKONOMI, NASIONAL172 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- PT PLN (Persero) memastikan kesiapan pembangunan Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 275 kV di Kendari setelah melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek, Senin 9 Maret 2026.

Kunjungan tersebut dipimpin oleh General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sulawesi I Gusti Made Aditya San Adinatha yang didampingi Manager PLN UPP Sulawesi Tenggara Ronny Aprisaputra bersama tim proyek.

Dalam peninjauan tersebut, manajemen PLN memeriksa kesiapan lahan, akses menuju lokasi, serta perkembangan tahapan pra konstruksi sebelum pembangunan fisik dimulai.

Proyek pembangunan GITET 275 kV Kendari merupakan bagian dari pengembangan jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV Andowia – Kendari yang dirancang untuk memperkuat sistem kelistrikan di Sulawesi Tenggara.

BACA JUGA  Berhasil di Desa Muara Tinobu dan Laramo, Mendes Bakal Replikasi Program Desa Inovasi di Seluruh Indonesia

Manager PLN UPP Sulawesi Tenggara Ronny Aprisaputra mengatakan lahan proyek telah dinyatakan bebas sejak Desember 2025, sehingga saat ini tim fokus pada tahapan pra konstruksi.

Menurutnya, tahap tersebut mencakup peninjauan teknis lokasi, persiapan akses pembangunan, serta perencanaan teknis awal guna memastikan seluruh aspek teknis dan administratif siap sebelum konstruksi dimulai.

“Pemantauan langsung oleh manajemen penting untuk memastikan proyek berjalan sesuai target waktu dan standar yang telah ditetapkan. Kami juga memetakan potensi kendala sejak dini agar pembangunan dapat berlangsung efektif dan tepat waktu,” ujarnya.

BACA JUGA  Penanganan Banjir di Eks MTQ, Sinergi Pemprov Sultra dan Pemkot Kendari

Sementara itu, General Manager PLN UIP Sulawesi I Gusti Made Aditya San Adinatha menegaskan proyek GITET 275 kV Kendari menjadi salah satu infrastruktur penting dalam memperkuat sistem kelistrikan di wilayah Sulawesi.

Ia berharap kehadiran gardu induk tersebut dapat meningkatkan keandalan pasokan listrik sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi serta pengembangan wilayah di Sulawesi Tenggara.***

Redaksi

Komentar