Polda Sultra Gelar Gerakan Pangan Murah, 1.500 Karung Beras Disiapkan untuk Warga

EKONOMI, HEADLINE, HUKUM141 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) meluncurkan program Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di tingkat Polda hingga Polres jajaran pada Jumat, 13 Maret 2026.

Program ini digelar sebagai tindak lanjut instruksi Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat.

Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Sultra, Suharman Sanusi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah nyata kepolisian dalam membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Alhamdulillah atas perintah Pak Kapolri hari ini tanggal 13 Maret 2026 kami melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah. Launching hari ini dilaksanakan di Polda Sulawesi Tenggara dan secara serentak juga dilakukan di tingkat Polres,” ujarnya.

BACA JUGA  OJK Sultra Gandeng Pemkot Baubau Edukasi ASN Waspada Investasi Ilegal

Dalam program ini, Polda Sultra menyediakan sekitar 1.500 karung beras SPHP dengan kemasan 5 kilogram. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, bahkan hingga siang hari sekitar 700 karung beras telah terjual kepada warga.

Melalui kerja sama dengan Perum Bulog, harga beras dalam program tersebut juga mendapat subsidi sehingga lebih terjangkau. Jika sebelumnya beras dijual sekitar Rp55.000 per karung, kini masyarakat bisa membelinya dengan harga Rp50.000 per karung.

Suharman menjelaskan, meskipun peluncuran program dilakukan pada hari ini, penyaluran beras murah akan terus dilaksanakan secara rutin. Distribusi akan dilakukan di sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, seperti pasar.

Selain menyediakan bahan pangan dengan harga terjangkau, Polda Sultra juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh isu yang dapat memicu kepanikan, khususnya terkait kondisi ketahanan pangan.

BACA JUGA  Polda Sultra Gelar Upacara HUT ke-80 RI, Teguhkan Semangat Persatuan dan Pengabdian

Menurutnya, berdasarkan pemantauan nasional, ketersediaan pangan di Indonesia masih dalam kondisi aman hingga akhir tahun.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu hoaks yang menyebut ketahanan pangan menurun. Kondisi secara nasional masih aman hingga Desember nanti,” jelasnya.

Polda Sultra berharap program ini dapat membantu menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sulawesi Tenggara tetap kondusif.***

Redaksi

Komentar