Polda Sultra Tegaskan Rekrutmen Polri 2026 Bersih dan Transparan Lewat Pakta Integritas

HUKUM144 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) menegaskan komitmennya menghadirkan proses rekrutmen anggota Polri yang bersih dan transparan melalui penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah dalam penerimaan terpadu Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan yang digelar di Aula Dachara Polda Sultra, Selasa 31 Maret 2025, dipimpin Wakapolda Sultra, Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan.

Hadir dalam kesempatan itu Karo SDM Polda Sultra Kombes Pol. Dr. Arief Fitrianto, jajaran pejabat utama, panitia seleksi, peserta calon siswa (casis), serta orang tua dan wali.

Dalam sambutannya, Wakapolda menyampaikan arahan Kapolda Sultra yang menekankan pentingnya prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH) dalam seluruh tahapan seleksi.

“Pakta integritas ini bukan sekadar seremoni, tetapi komitmen bersama untuk memastikan seluruh proses berjalan jujur dan berintegritas,” tegas Gidion.

BACA JUGA  Puslitbang Polri Teliti Pemberdayaan SDM untuk Dukung Sistem Penyidikan Digital di Polda Sultra

Ia menegaskan tidak ada toleransi terhadap praktik percaloan, korupsi, maupun bentuk kecurangan lainnya. Menurutnya, Polri membutuhkan sumber daya manusia unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral dan kesiapan mental.

Penerimaan terpadu Polri 2026 mencakup jalur Akademi Kepolisian (Akpol), bintara, dan tamtama. Sistem ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi sekaligus menjamin standar kualitas yang sama dalam menjaring calon anggota terbaik dari berbagai latar belakang.

Lebih lanjut, Gidion menjelaskan bahwa proses seleksi memiliki kompleksitas tinggi karena mencakup berbagai aspek, mulai dari akademik, kesehatan, fisik, psikologi, hingga kepribadian dan integritas peserta.

BACA JUGA  Mudik Tenang, Polda Sultra Sediakan Layanan Penitipan Kendaraan Gratis

“Setiap tahapan harus objektif, ketat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Kepada peserta, ia mengimbau agar mempersiapkan diri secara maksimal dan menjunjung tinggi kejujuran. Sementara kepada orang tua dan wali, ia mengingatkan agar tidak mudah percaya pada janji kelulusan dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Jika menemukan hal mencurigakan, segera laporkan kepada panitia atau pengawas,” katanya.

Wakapolda juga menekankan pentingnya peran panitia dan pengawas, baik internal maupun eksternal, untuk menjaga proses seleksi tetap sesuai aturan.

Dengan komitmen tersebut, Polda Sultra berharap proses rekrutmen Polri 2026 dapat berjalan kredibel dan melahirkan anggota Polri yang profesional, berintegritas, serta dipercaya masyarakat.***

Redaksi

Komentar