Safari Ramadan di Konawe, Wagub Hugua: Pemerintah Harus Hadir dan Mendengar Rakyat

SULTRA129 Dilihat

IndeksSultra.com, Konawe- Hugua menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan jembatan hati antara pemerintah dan masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara di Masjid Al Muhajirin, Selasa 3 Maret 2026.

Dalam suasana penuh kehangatan, kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus sarana memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan warga Konawe. Wagub menekankan bahwa momentum Ramadan harus dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi serta menyelaraskan arah pembangunan dengan kebutuhan riil masyarakat.

“Safari Ramadan adalah wujud komitmen pemerintah untuk terus hadir di tengah rakyat. Kita ingin membangun dialog terbuka agar pembangunan fisik berjalan seiring dengan pembangunan moral dan spiritual,” ujarnya.

BACA JUGA  Andi Sumangerukka Dorong Disiplin ASN Lewat Penghargaan Khusus

Menurut Hugua, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur, tetapi juga dari kualitas akhlak dan kebersamaan masyarakatnya. Ia berharap Sulawesi Tenggara dapat tumbuh sebagai daerah yang religius, berakhlak, dan berkeadaban.

Pada kesempatan yang sama, Wagub juga menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun ke-66 Kabupaten Konawe. Ia menilai perjalanan panjang Konawe mencerminkan sejarah perjuangan dan kontribusi besar masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

BACA JUGA  ASR Janji Beri Satu Unit Motor bagi Desa/Kelurahan yang Bentuk Koperasi Merah Putih hingga Mei 2025

“Selamat Hari Ulang Tahun ke-66 Konawe. Semoga terus maju dengan seluruh potensi yang dimiliki. Kepada seluruh aparatur, saya ingatkan bahwa jabatan adalah amanah untuk melayani dan mengutamakan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Wagub berharap Ramadan menjadi momentum refleksi dan evaluasi bersama, sehingga lahir perubahan menuju masyarakat yang lebih maju secara mentalitas dan moralitas. Melalui sinergi pemerintah dan masyarakat, pembangunan Sulawesi Tenggara diharapkan semakin selaras dan berkelanjutan.***

Redaksi

Komentar