Pemantauan yang dimulai sejak pukul 08.00 Wita itu menyasar sejumlah komoditas strategis seperti cabai, bawang, telur, minyak goreng, gula, beras, hingga daging ayam.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sulawesi Tenggara, Dody Ruyatman, mengatakan secara umum harga kebutuhan pokok masih dalam kategori stabil dan stok di pasaran mencukupi.
“Dari hasil pemantauan Satgas, harga bahan pokok masih dalam batas wajar dan stok pangan relatif aman,” ujarnya.
Di Pasar Mandonga, harga cabai rawit tercatat Rp30.000 per kilogram, bawang merah Rp45.000 per kilogram, bawang putih Rp40.000 per kilogram, telur Rp30.000 per kilogram, Minyakita Rp15.500 per liter, gula curah Rp17.000 per kilogram, daging ayam Rp32.000 per kilogram, beras premium Rp16.000 per kilogram, beras SPHP Rp62.000 per 5 kilogram, serta beras medium Rp15.000 per kilogram.
Sementara di Pasar Andounohu, harga telur berada di angka Rp30.000 per kilogram, bawang merah Rp40.000 per kilogram, bawang putih Rp40.000 per kilogram, cabai keriting dan cabai rawit masing-masing Rp30.000 per kilogram, Minyakita Rp15.700 per liter, beras SPHP Rp60.000 per 5 kilogram, dan daging ayam Rp31.000 per kilogram.
Meski terdapat fluktuasi pada beberapa komoditas, Satgas menilai perubahan tersebut masih dalam batas kewajaran. Para pedagang juga diimbau untuk tidak menaikkan harga secara sepihak dan tetap mematuhi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Kegiatan pemantauan berakhir sekitar pukul 10.20 Wita dalam situasi aman dan kondusif. Satgas menegaskan pengawasan serupa akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan kestabilan harga serta ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat, khususnya menjelang periode peningkatan konsumsi.***
Redaksi
Komentar