Toyota Hybrid Kian Diminati Keluarga, Kalla Toyota Klaim Penjualan Stabil dan Resale Value Tinggi

GAYA HIDUP243 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Tren kendaraan ramah lingkungan terus menunjukkan pertumbuhan positif di Indonesia. Di segmen hybrid, Toyota disebut masih menjadi pilihan utama keluarga.

Marketing General Manager Kalla Toyota, Suliadin mengatakan dominasi Toyota di pasar elektrifikasi nasional didukung data penjualan yang signifikan.

“Berdasarkan data Gaikindo 2025, penjualan Hybrid Electric Vehicle (HEV) Toyota menembus lebih dari 27.800 unit. Untuk wilayah Kalla Toyota sendiri, penjualan Toyota Hybrid cukup stabil setiap bulannya,” ujarnya.

Innova Zenix Hybrid Jadi Favorit Keluarga

Dari sejumlah model hybrid yang dipasarkan, Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid menjadi yang paling diminati keluarga Indonesia. Suliadin menyebut model ini unggul dari sisi kenyamanan kabin, efisiensi bahan bakar, hingga fitur keselamatan.

“Toyota menyematkan teknologi Toyota Safety Sense seperti Pre-Collision System, Lane Departure Alert, dan Adaptive Cruise Control di hampir semua lini hybrid. Selain itu, penggunaan platform TNGA membuat kabin lebih senyap, minim getaran, dan stabil,” jelasnya.

Resale Value 70–80 Persen di Tahun Ketiga

Salah satu alasan kuat keluarga memilih Toyota Hybrid adalah nilai jual kembali yang tinggi. Suliadin mengungkapkan, rata-rata resale value Toyota Hybrid berada di kisaran 70–80 persen pada tahun ketiga pemakaian.

BACA JUGA  Kalla Toyota Dorong Transformasi Digital Lewat Aplikasi New mTOYOTA

“Angka ini sangat kompetitif, bahkan bisa melampaui mobil bensin konvensional merek lain di segmen yang sama,” katanya.

Faktor pendukung stabilnya harga jual kembali antara lain garansi baterai panjang, program free service hingga tiga tahun, serta jaringan aftersales yang luas. Kalla Toyota juga menghadirkan layanan Kalla Toyota Trust untuk memudahkan proses trade-in dengan nilai terbaik sesuai kondisi kendaraan.

Garansi Baterai 8 Tahun dan Perawatan Setara Mobil Konvensional

Toyota memberikan garansi baterai hybrid selama 8 tahun atau 160.000 km, mana yang tercapai lebih dulu. Jika terjadi kerusakan sesuai ketentuan, penggantian modul baterai dilakukan tanpa biaya di bengkel resmi.

Soal biaya perawatan, Suliadin memastikan tidak berbeda signifikan dengan mobil bensin konvensional. Program T-CARE juga memberikan bebas biaya jasa dan suku cadang untuk servis berkala tertentu.

Saat ini Toyota didukung lebih dari 350 jaringan bengkel resmi di seluruh Indonesia. Khusus wilayah Kalla Toyota, terdapat lebih dari 30 bengkel resmi yang tersebar di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara. Seluruh teknisi pun telah tersertifikasi untuk penanganan kendaraan hybrid.

BACA JUGA  ⁠Pertimbangkan Ini Saat Beli Mobil Baru: Harga Jual Kembali & Kemudahan Layanan Servis

Irit BBM dan Ramah Lingkungan

Untuk konsumsi bahan bakar, Toyota Hybrid mampu mencatat efisiensi 25–30 km per liter untuk penggunaan dalam kota dan 20–25 km per liter di luar kota dengan kecepatan stabil.

Teknologi Series-Parallel Hybrid yang diusung memungkinkan kendaraan berjalan dengan motor listrik saja, mesin bensin saja, atau kombinasi keduanya. Sistem ini bersifat self-charging, sehingga tidak perlu pengisian daya eksternal, serta menawarkan perpindahan tenaga yang halus.

“Dengan populasi hybrid Toyota yang sudah mencapai puluhan ribu unit, kontribusinya nyata dalam mendukung target Net Zero Emission di Indonesia,” tambah Suliadin.

Testimoni Pengguna: Lebih Irit dan Nyaman

Salah satu pengguna Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, Fajar, mengaku puas setelah beralih ke kendaraan hybrid.

“Awalnya saya ragu, tapi setelah pakai, konsumsi BBM jauh lebih hemat dibanding mobil lama saya. Kabinnya juga lebih senyap dan nyaman untuk keluarga,” pungkasnya.***

Redaksi

Komentar