Kapolda Sultra Dampingi Menko Polhukam dan Mendagri Tinjau Sekolah Rakyat Meohai di Kendari

HUKUM9 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Program Sekolah Rakyat yang digagas untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat mendapat perhatian pemerintah pusat. Hal itu terlihat dari kunjungan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Djamari Caniago bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian ke Sekolah Rakyat Meohai di Kota Kendari, Sabtu 30 Mei 2026.

Kunjungan yang berlangsung sejak pukul 10.00 Wita tersebut turut dihadiri Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran, serta Kapolda Sultra Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H.

Agenda peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung implementasi program Sekolah Rakyat yang diarahkan sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan.

BACA JUGA  Dispensasi Jalan Tambang Dievaluasi, Tim Terpadu Soroti Keselamatan dan Kerusakan Infrastruktur di Konawe

Dalam kunjungan itu, rombongan meninjau sejumlah fasilitas pendidikan yang tersedia di sekolah, berdialog dengan pihak pengelola, serta mendengarkan pemaparan terkait pelaksanaan program belajar yang sedang berjalan.

Pemerintah pusat menilai keberhasilan program pendidikan tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak.

Menko Polhukam dan Mendagri dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan program pendidikan inklusif dan berkelanjutan dapat terlaksana secara optimal.

BACA JUGA  Biro SDM Polda Sultra Gelar Sumpah dan Pakta Integritas Seleksi PKA 2026

Kehadiran Kapolda Sultra dalam kegiatan itu juga mencerminkan dukungan institusi Polri terhadap program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pendidikan.

Melalui peninjauan tersebut, pemerintah berharap Sekolah Rakyat Meohai dapat terus berkembang dan menjadi salah satu model pendidikan yang mampu membuka peluang lebih luas bagi masyarakat, sekaligus mencetak generasi muda Sulawesi Tenggara yang unggul dan berdaya saing.***

Redaksi

Komentar