30 Ribu Talenta SMK Tunjukkan Kompetensi di Festival Vokasi Satu Hati 2026

PERISTIWA, RAGAM378 Dilihat

IndeksSultra.com, Jakarta– PT Astra Honda Motor (AHM) bersama jaringan Main Dealer Honda di seluruh Indonesia kembali memperkuat sinergi dunia pendidikan dan industri melalui penyelenggaraan Festival Vokasi Satu Hati (FeVoSH) 2026.

Ajang puncak kompetensi vokasi ini digelar di Astra Honda Motor Safety Riding and Training Center, Deltamas, Jawa Barat, pada 13 Februari 2026.

Mengusung tema “Gear Up Your Skill, Ready for the Future”, FeVoSH 2026 melibatkan 30.180 peserta yang terdiri atas 26.736 siswa dan 3.444 guru dari 699 SMK Mitra Binaan Astra Honda di seluruh Indonesia.

Kegiatan berlangsung berjenjang sejak September 2025 hingga Februari 2026, dimulai dari seleksi tingkat sekolah, regional, hingga nasional. Dari proses tersebut, terpilih 40 siswa dan 27 guru terbaik untuk mengikuti tahap final nasional.

Pada kategori siswa, Andhika Putra Pratama dari SMK Negeri 9 Malang berhasil meraih juara pertama setelah melalui uji teori dan praktik.

Materi pengujian meliputi penguasaan alat ukur, perawatan dan perbaikan sepeda motor Honda sesuai standar industri, hingga kemampuan menjaga performa kendaraan secara optimal.

BACA JUGA  AHM Tampilkan Ragam Inovasi Sepeda Motor di IIMS 2026, Hadirkan Pengalaman Mobilitas Menyeluruh

Sementara itu, kategori guru dimenangkan oleh Made Kusbanu S.Pd dari SMK Islam 1 Blitar. Penilaian tahun ini turut menghadirkan pembaruan berupa praktik uji unit motor listrik Honda EM1 e:, serta evaluasi kompetensi pedagogi dan efektivitas metode pengajaran berbasis industri.

General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin, menyampaikan bahwa FeVoSH menjadi momentum penting dalam menyelaraskan kualitas pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri.

“Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri, Festival Vokasi Satu Hati menjadi sarana kalibrasi kompetensi siswa dan guru SMK Mitra Binaan. Kami berharap program ini mampu mendorong lahirnya SDM unggul yang siap menghadapi transformasi teknologi dan industri,” ujarnya.

Selain kompetisi, AHM juga menghadirkan pembekalan layanan pelanggan dan penguatan kompetensi pedagogi. Siswa dibekali standar pelayanan bengkel resmi Honda, mulai dari komunikasi efektif hingga penyampaian solusi profesional. Guru pun mendapatkan pengayaan metode pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi otomotif dan karakter generasi muda.

FeVoSH 2026 juga menjadi bagian dari National Assessment for SMK yang bertujuan mengukur kesiapan sekolah dari aspek fasilitas, implementasi kurikulum, hingga kompetensi tenaga pengajar. Hasil evaluasi ini menjadi dasar penguatan ekosistem pendidikan vokasi roda dua secara berkelanjutan.

BACA JUGA  Apoteker UHO Angkatan XIV Warnai Peringatan HKN ke-61 dengan Edukasi dan Aksi Sehat di Kendari

Sebagai bentuk apresiasi, AHM memberikan penghargaan berupa dana pembinaan, perangkat pendukung pembelajaran, hingga unit sepeda motor untuk praktik di sekolah. Pada kategori siswa, juara pertama memperoleh dana Rp10 juta, satu unit Honda CBR150R, laptop, serta beasiswa pendidikan full board di AstraTech senilai Rp385 juta. Beasiswa serupa juga diberikan kepada juara kedua.

Untuk kategori guru, juara pertama mendapatkan dana pembinaan Rp8 juta, laptop, serta satu unit Honda CB150X sebagai sarana praktik di sekolah. Apresiasi juga diberikan kepada sekolah terbaik dan Main Dealer berprestasi, termasuk hadiah sepeda motor Honda CBR250RR dan Honda CB150R Streetfire bagi pemenang di sejumlah kategori.

Melalui FeVoSH 2026, AHM menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia, sebagai fondasi dalam menyiapkan generasi muda yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di industri otomotif nasional maupun global.

Komentar