Wamen PKP Tinjau Program Perumahan di Sultra, Bahas Percepatan Hunian Layak

SULTRA131 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Fahri Hamzah, dalam rangka membahas percepatan program pembangunan perumahan di daerah tersebut, Kamis 5 Maret 2026.

Kedatangan Wamen disambut langsung Gubernur Sultra Andi Sumangerukka bersama jajaran pemerintah provinsi di Bandar Udara Haluoleo.

Agenda kunjungan diawali dengan rapat koordinasi di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra yang dipimpin Sekretaris Daerah Sultra Asrun Lio. Pertemuan tersebut membahas kondisi kebutuhan perumahan di Sulawesi Tenggara, termasuk tantangan serta peluang percepatan pembangunan hunian layak bagi masyarakat.

Dalam forum tersebut, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran turut memaparkan perkembangan sektor perumahan di Kota Kendari. Rapat juga dihadiri perwakilan instansi pemerintah, perbankan, serta asosiasi pengembang perumahan.

BACA JUGA  Gubernur Sultra Tinjau Aset Pemprov di Nanga-Nanga, Bentuk Tim Bahas Pemanfaatan Lahan

Berdasarkan data program kawasan permukiman, pada 2025 tercatat pembangunan maupun peningkatan kualitas sekitar 200 unit rumah di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara. Program tersebut juga memberi dampak ekonomi dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 3.495 Hari Orang Kerja (HOK).

Usai rapat koordinasi, rombongan melanjutkan kunjungan lapangan ke lokasi pembangunan perumahan hasil kerja sama Bank Tabungan Negara dengan Asosiasi Pengembang Rumah Sederhana Sehat Nasional di Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat akan hunian yang layak.

BACA JUGA  Gubernur Sultra Siap Bangun Poros Wisata Sultra, Wujudkan Pariwisata Terintegrasi dan Berkelanjutan di Kawasan Timur

Selanjutnya, Wamen juga mengunjungi lokasi penerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya di Jalan Durian, Kelurahan Wua-Wua, Kota Kendari. Di lokasi tersebut, ia berdialog langsung dengan warga penerima bantuan serta melihat hasil peningkatan kualitas rumah melalui program tersebut.

Rangkaian kunjungan ditutup dengan peninjauan kawasan Papalimba di Kecamatan Abeli, yang direncanakan menjadi lokasi peremajaan kawasan permukiman kumuh. Pemerintah menilai penataan kawasan ini penting untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat.

Melalui kunjungan kerja ini, pemerintah pusat dan daerah diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam mempercepat pembangunan perumahan, meningkatkan kualitas kawasan permukiman, serta memenuhi kebutuhan hunian layak bagi masyarakat Sulawesi Tenggara.

Komentar