PT Vale Tingkatkan Investasi ESG pada 2025, Fokus pada Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat

RAGAM99 Dilihat

IndeksSultra.com, Jakarta- PT Vale Indonesia Tbk terus memperkuat komitmen terhadap prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) sepanjang 2025. Di tengah tantangan industri pertambangan global, perusahaan menempatkan keberlanjutan sebagai bagian utama dari strategi bisnis jangka panjang.

Komitmen tersebut tercermin dalam Laporan Keberlanjutan 2025 dan Laporan Tahunan 2025 yang telah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Melalui laporan itu, PT Vale menegaskan langkah transformasi menuju operasional yang lebih efisien, tangguh, dan berkelanjutan.

Sepanjang tahun 2025, PT Vale meningkatkan investasi lingkungan sebesar 54,3 persen menjadi US$43,79 juta. Dana tersebut digunakan untuk mendukung agenda dekarbonisasi serta peningkatan efisiensi operasional perusahaan.

Perusahaan mencatat peningkatan kinerja energi melalui penurunan intensitas energi yang dinilai mendukung transisi menuju operasi rendah karbon.

BACA JUGA  Laba Bersih Meningkat 32 Persen, PT Vale Komitmen Berikan Kontribusi Daerah

Di sektor lingkungan, PT Vale merehabilitasi lahan pascatambang seluas 156,67 hektare di Sorowako. Selain itu, perusahaan juga menjalankan program pemulihan daerah aliran sungai seluas 2.988 hektare yang tersebar di lima provinsi.

Program tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan ekosistem dan menjaga keberlanjutan lingkungan di sekitar wilayah operasional.

Pada aspek sosial, PT Vale meningkatkan investasi pengembangan masyarakat sebesar 18,3 persen menjadi US$4,73 juta. Program yang dijalankan mencakup bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi lokal, hingga pembangunan infrastruktur dasar.

Perusahaan juga mencatat 83,3 persen tenaga kerjanya berasal dari masyarakat lokal. Sementara itu, keterlibatan perempuan di lingkungan kerja meningkat menjadi 12,1 persen.

Dari sisi tata kelola, PT Vale mencatat perbaikan peringkat Risiko ESG dari Sustainalytics menjadi 23,7. Capaian tersebut mencerminkan penurunan eksposur risiko sebesar 19,4 persen dan menempatkan perusahaan di jajaran perusahaan tambang dengan performa ESG kompetitif secara global.

BACA JUGA  OJK Sultra Dorong Masyarakat Kenal Produk Keuangan Syariah Lewat Program Gerak Syariah Ramadan

Selain itu, PT Vale juga memperoleh skor ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) sebesar 99,53 yang menunjukkan penguatan praktik transparansi dan akuntabilitas perusahaan.

Presiden Direktur dan CEO PT Vale Indonesia Bernardus Irmanto mengatakan keberlanjutan kini menjadi bagian penting dalam setiap keputusan bisnis perusahaan.

Menurutnya, ESG tidak hanya menjadi agenda tambahan, tetapi menjadi dasar dalam operasional dan penciptaan nilai jangka panjang bagi perusahaan maupun masyarakat.

Ke depan, PT Vale berkomitmen memperkuat integrasi ESG dalam berbagai proyek strategis di Sorowako, Pomalaa, dan Morowali guna mendukung agenda hilirisasi nasional serta transisi energi global.

Komentar