Polri Pelajari Pola Community Policing Jepang untuk Perkuat Bhabinkamtibmas

HUKUM77 Dilihat

IndeksSultra.com, Jakarta- Polri mempelajari penerapan community policing di Jepang sebagai bagian dari upaya memperkuat peran Bhabinkamtibmas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di tingkat kewilayahan.

Pembelajaran tersebut dilakukan melalui kunjungan delegasi fungsi Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polri ke Jepang pada 3 hingga 11 September 2026. Program ini merupakan bagian dari kerja sama Polri dengan Pemerintah Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA).

Sebanyak 10 personel mengikuti kegiatan tersebut. Delegasi dipimpin Karo Kerma Kementerian/Lembaga Stamaops Polri Brigjen Pol M. Setyobudi DP, bersama Kapusdik Binmas Lemdiklat Polri serta sejumlah personel Binmas dan Bhabinkamtibmas.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, kunjungan tersebut memberikan kesempatan kepada personel Polri untuk melihat secara langsung pola pemolisian berbasis masyarakat yang diterapkan kepolisian Jepang.

“Dalam kegiatan ini, personel Binmas dan Bhabinkamtibmas bertukar informasi dan melihat secara langsung bagaimana kepolisian Jepang menjalankan community policing melalui petugas Koban dan Chuzaisho, khususnya dalam upaya pencegahan kejahatan dan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta.

BACA JUGA  Kapolri dan Panglima TNI Perkuat Sinergi, Tegaskan Komitmen Jaga Soliditas Antar-Institusi

Menurut Trunoyudo, pengalaman kepolisian Jepang menjadi relevan untuk dipelajari karena Bhabinkamtibmas memiliki posisi strategis sebagai personel yang berinteraksi langsung dengan masyarakat di wilayah binaannya.

Melalui pendekatan tersebut, Polri berharap pola pembinaan masyarakat dapat semakin mengedepankan kedekatan, komunikasi dan upaya pencegahan sebelum gangguan keamanan berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Selain mempelajari sistem community policing, delegasi Polri juga mengunjungi sekolah kepolisian di tingkat prefektur Jepang. Kunjungan ini dimanfaatkan untuk bertukar informasi mengenai sistem pendidikan dan pembentukan personel kepolisian.

“Pertukaran informasi juga dilakukan terkait sistem pendidikan kepolisian. Hal ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya personel yang nantinya menjalankan fungsi pembinaan masyarakat di lapangan,” ujarnya.

BACA JUGA  Bisnis Gelap Solar Subsidi Terbongkar di Konawe, Polda Sultra Amankan 5.000 Liter BBM

Trunoyudo menegaskan, hasil kunjungan tidak hanya menjadi pengetahuan bagi personel yang mengikuti kegiatan. Praktik yang dinilai relevan akan dipelajari lebih lanjut untuk mendukung pengembangan tugas Binmas dan Bhabinkamtibmas di Indonesia.

“Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dari kegiatan ini tentunya akan menjadi bahan bagi Polri untuk memperkuat pelaksanaan community policing di Indonesia. Praktik-praktik yang relevan dan sesuai dengan karakteristik masyarakat Indonesia akan dipelajari untuk kemudian diadaptasi dan diterapkan dalam penguatan tugas Binmas dan Bhabinkamtibmas,” jelasnya.

Ia menambahkan, penerapan hasil pembelajaran dari Jepang tetap akan disesuaikan dengan kondisi sosial dan kebutuhan masyarakat Indonesia. Dengan demikian, penguatan community policing diharapkan dapat mendukung pencegahan kejahatan sekaligus meningkatkan kehadiran dan kedekatan polisi dengan masyarakat.

“Prinsipnya, apa yang baik dari hasil pembelajaran ini akan kita ambil sebagai bahan penguatan, tentunya dengan menyesuaikan karakteristik dan kebutuhan masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

Komentar