Dalam kegiatan yang berlangsung di The Krakatau Grand Ballroom tersebut, Kapolri menekankan bahwa Rapim hari kedua difokuskan pada penguatan koordinasi internal agar seluruh jajaran Polri dapat bergerak sejalan dengan arah kebijakan strategis pemerintah.
Menurutnya, Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga harus mampu mendukung implementasi program prioritas nasional di berbagai sektor.
Pada rapat tersebut, jajaran Polri juga mendapatkan pembekalan dari sejumlah narasumber terkait isu-isu strategis, seperti pengendalian inflasi, penguatan ekonomi nasional, serta dukungan terhadap program Koperasi Desa Merah Putih.
Kapolri menilai, pemahaman terhadap isu ekonomi menjadi hal penting bagi seluruh personel agar mampu berperan aktif dalam mendorong percepatan pembangunan dan menjaga stabilitas nasional.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara Polri dengan kementerian dan lembaga terkait dalam menjalankan kebijakan pemerintah yang dipimpin oleh Prabowo Subianto.
“Seluruh personel harus memiliki perspektif yang sama untuk mendukung kebijakan pemerintah, sehingga pelaksanaan program dapat berjalan optimal sesuai arahan Presiden,” tegasnya.
Menutup arahannya, Kapolri berharap hasil Rapim Polri 2026 dapat segera ditindaklanjuti oleh seluruh jajaran, baik di tingkat pusat maupun daerah. Polri berkomitmen menciptakan situasi yang aman dan kondusif guna mendukung pertumbuhan ekonomi serta memastikan manfaat program pemerintah dirasakan langsung oleh masyarakat.***
Redaksi
Komentar