Di bawah naungan Komite Olahraga Polri Sultra, kontingen berhasil mengoleksi empat medali, terdiri dari dua emas, satu perak, dan satu perunggu.
Dua medali emas masing-masing diraih oleh Alham Ahmad Yudasti dari Sat Brimob Polda Sultra di kelas E putra serta Refky Firmansyah dari Polres Kolaka Timur di kelas G putra. Sementara medali perak disumbangkan oleh Harya Alimin dari Polresta Kendari di kelas I putra, dan medali perunggu diraih Nur Alim Rahmat dari Polres Bombana pada kategori seni tunggal putra.
Pelatih tim, Adam Malik, mengungkapkan kebanggaannya atas capaian tersebut. Ia menyebut hasil ini merupakan buah dari kerja keras dan persiapan matang para atlet.
“Seluruh atlet yang kami turunkan mampu tampil maksimal dan mempersembahkan medali. Ini hasil yang sangat membanggakan,” ujarnya, Minggu (8/2/2026).
Ia juga mengapresiasi dukungan dari pimpinan Polda Sultra yang telah memberikan fasilitas dan motivasi selama proses persiapan hingga pelaksanaan kejuaraan.
Apresiasi serupa disampaikan Komandan Satuan Brimob Polda Sultra, Agus Setiawan. Menurutnya, kemampuan bela diri tidak hanya penting untuk prestasi olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari profesionalisme anggota Polri dalam menjalankan tugas.
“Penguasaan bela diri adalah bekal penting bagi anggota Polri dalam melindungi dan melayani masyarakat,” tegasnya.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel Polda Sultra untuk terus berprestasi, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat.***
Redaksi
Komentar