Kompetisi Dakwah BI Sultra Jadi Panggung Generasi Muda Gaungkan Produk Halal

EKONOMI, SULTRA87 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Ajang Final Kompetisi Dakwah dalam rangkaian Sultra Maimo Sharia Fest 2026 menghadirkan semangat generasi muda dalam menyuarakan pentingnya ekonomi syariah dan produk halal.

Salah satu finalis yang mencuri perhatian adalah Bunga Selpia, siswi MA Al-Askar berusia 18 tahun yang membawakan ceramah bertema “Jasa dan Produk Halal”.

Bunga menjelaskan bahwa kompetisi yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia tersebut diawali dengan proses seleksi video dakwah yang terbuka untuk umum, mulai dari pelajar, mahasiswa hingga santri pondok pesantren.

“Seleksinya itu pakai video dulu. Videonya harus murni, tidak boleh diedit. Kita upload beserta syarat yang sudah ditentukan,” ujar Bunga saat ditemui usai penampilan final, Minggu 26 April 2026.

BACA JUGA  Jamin Ketersedian Uang Tunai, BI Sultra Siapkan Rp1,2 Triliun Selama Periode Nataru

Ia mengatakan pendaftaran dibuka sejak awal bulan April 2026 dan peserta diberikan beberapa pilihan tema dakwah dari panitia. Meski judul telah ditentukan, peserta diberi kebebasan menyusun materi ceramah secara mandiri.

Setelah proses seleksi video, panitia memilih lima finalis terbaik untuk tampil langsung di babak final yang digelar di Kendari.

“Dari finalis itu ada yang dari SMA, ada dari kampus, dan saya sendiri dari MA Al-Askar,” katanya.

BACA JUGA  Pemkab Konawe Resmi Lounching Simoni dan Kartu BPJS Ketenagakerjaan Bagi Kepala Desa

Bunga mengaku kompetisi ini menjadi pengalaman pertamanya mengikuti ajang dakwah tingkat regional. Meski belum menargetkan hasil besar, ia berharap pengalaman tersebut bisa menjadi motivasi untuk terus berkembang dan kembali mengikuti kompetisi serupa di masa mendatang.

“Karena ini pertama kali ikut, jadi lebih ke cari pengalaman dulu. Tapi harapannya nanti bisa ikut lagi dan tampil lebih baik,” ungkapnya.

Dalam kompetisi tersebut, pemenang terbaik akan mendapatkan kesempatan melaju ke tingkat nasional mewakili Sulawesi Tenggara.

Komentar