Pemprov Sultra Lepas 37 Petugas Haji, Siap Dampingi 2.078 Jemaah ke Tanah Suci

SULTRA100 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara resmi melepas 37 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang akan bertugas mendampingi ribuan jemaah asal Sultra selama pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi.

Pelepasan dilakukan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap kelancaran pelayanan jemaah haji asal Bumi Anoa yang tahun ini berjumlah 2.078 orang.

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sultra, Muhammad Lalan Jaya, mengatakan kuota haji Indonesia tahun 2026 mencapai 221 ribu jemaah. Sementara untuk Sulawesi Tenggara, para jemaah akan diberangkatkan dalam lima kelompok terbang (kloter) penuh dan dua kloter gabungan.

“Sebanyak 2.078 jemaah asal Sulawesi Tenggara akan diberangkatkan tahun ini dengan pendampingan 37 petugas haji,” ujar Lalan Jaya.

BACA JUGA  Ekspor Langsung Perdana dari Kendari ke China, Pemprov Sultra Sebut Tonggak Penguatan Industri Daerah

Ia menjelaskan, puluhan petugas tersebut terdiri dari lima ketua kloter, enam pembimbing ibadah, 10 petugas haji daerah, empat petugas kelompok bimbingan ibadah haji dan umrah (KBIHU), serta 12 tenaga kesehatan haji.

Menurutnya, seluruh petugas telah melalui proses seleksi yang ketat, mulai dari aspek kompetensi, kesehatan, hingga kesiapan mental. Penempatan petugas di tiap kloter juga disesuaikan dengan pendekatan budaya dan etnis untuk mempermudah komunikasi dengan jemaah.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, berpesan agar seluruh petugas menjaga kekompakan dan nama baik daerah selama menjalankan tugas di Tanah Suci.

BACA JUGA  Gubernur Sultra Tegaskan Disiplin Pelajar, Dikbud dan Satpol PP Intensifkan Patroli Sekolah

“Jaga kebersamaan dan tunjukkan bahwa petugas dari Sulawesi Tenggara mampu memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah,” kata Andi Sumangerukka.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi kesehatan di tengah padatnya aktivitas selama musim haji. Menurutnya, petugas haji memiliki tanggung jawab besar sehingga membutuhkan fisik yang prima agar pelayanan kepada jemaah berjalan maksimal.

“Mereka adalah orang-orang pilihan yang sudah dinyatakan siap secara kesehatan maupun psikologi untuk menjadi duta bangsa,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Sultra berharap seluruh rangkaian ibadah haji tahun 2026 dapat berlangsung aman, lancar, dan nyaman, dengan dukungan penuh dari para petugas yang telah dipersiapkan secara matang.

Komentar