IndeksSultra.com, Konawe Selatan- Bandara Haluoleo Kendari terus mematangkan persiapan pelayanan pemberangkatan jemaah haji tahun 2026, termasuk menghadirkan fasilitas khusus bagi jemaah lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.
Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Haluoleo Kendari, Denny Ariyanto mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Karantina Kesehatan (BKK) untuk menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan di area bandara.
“Kami akan berkoordinasi dengan BKK untuk menyediakan satu tempat khusus di lantai dua sebagai lokasi pemeriksaan kesehatan. Ini ditujukan agar calon jemaah haji, khususnya lansia dan disabilitas, dapat terakomodasi dengan baik,” ujarnya.
Menurutnya, langkah ini menjadi bagian dari upaya memberikan pelayanan maksimal bagi seluruh jemaah, terutama yang membutuhkan perhatian khusus selama proses keberangkatan.
Selain fasilitas kesehatan, Bandara Haluoleo juga telah menyiapkan berbagai sarana pendukung bagi kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas dan ibu menyusui. Fasilitas tersebut dirancang agar dapat diakses dengan mudah dan nyaman oleh seluruh pengguna jasa bandara.
“Kami memastikan bahwa fasilitas bagi penyandang disabilitas dan ibu menyusui sudah didesain dengan baik, sehingga semua masyarakat dengan kebutuhan khusus dapat terlayani secara optimal,” jelas Denny.
Ia menegaskan, komitmen bandara adalah memberikan pelayanan yang inklusif tanpa diskriminasi, terutama dalam momentum penting seperti pemberangkatan ibadah haji.***
Redaksi
Post Views: 159
Komentar