IndeksSultra.com, Kendari– Permintaan kredit di Kota Kendari terus menunjukkan tren yang beragam, dengan sektor produktif masih menjadi penopang utama di CIMB Niaga Kendari.
Branch Manager CIMB Niaga Kendari, La Ode Muhammad Zardin menjelaskan penyaluran kredit di CIMB Niaga terbagi dalam dua kategori utama, yakni kredit produktif dan konsumtif.
Dimana, kredit produktif meliputi pembiayaan modal kerja serta investasi, seperti pengembangan usaha hingga pembangunan gudang. Sementara kredit konsumtif mencakup pembiayaan kendaraan dan properti.
“Kredit produktif itu untuk mendukung bisnis, baik modal kerja maupun investasi. Sedangkan konsumtif seperti pembiayaan kendaraan, termasuk mobil,” jelasnya, Senin 4 Mei 2026.
Pria yang akrab disapa Dadang ini juga mengatakan secara volume, kredit produktif masih mendominasi, terutama untuk pelaku usaha seperti distributor, nelayan, hingga sektor perdagangan di Kendari. Nilai pembiayaan yang disalurkan pun bervariasi, mulai dari Rp1 miliar hingga Rp15 miliar, bahkan ada yang mencapai di atas Rp30 miliar melalui skema komersial.
Di sisi lain, pembiayaan kendaraan bermotor, khususnya mobil listrik, mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Dadang menyebut minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan terus tumbuh, seiring kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan efisiensi biaya operasional.
“Mobil listrik mengalami peningkatan. Penjualannya cukup baik dibandingkan kendaraan berbahan bakar konvensional,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembiayaan kendaraan melalui skema Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) di CIMB Niaga menawarkan bunga yang lebih kompetitif dibandingkan pembiayaan non-bank.
“Untuk kredit mobil di CIMB Niaga kami menawarkan suku bunga berkisar sekitar 3 sampai 4 persen, lebih rendah dibandingkan pembiayaan lain yang bisa mencapai sekitar 10 persen,” lanjutnya.
Selain kendaraan, CIMB Niaga Kendari juga terus mendorong penyaluran kredit produktif sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.
“Secara keseluruhan, kredit produktif masih menjadi yang paling tinggi, karena langsung mendukung aktivitas usaha masyarakat,” pungkasnya.***
Redaksi







Komentar