La Ode Darwin Siap Pimpin Lembaga Budaya Muna, Fokus Perkuat Persatuan dan Pelestarian Budaya

RAGAM89 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyatakan kesiapannya apabila diberi amanah untuk memimpin Lembaga Budaya Muna (LBM).

Komitmen tersebut, menurutnya, dilandasi niat untuk menjadikan LBM sebagai ruang pemersatu masyarakat Muna, baik yang menetap di tanah asal maupun yang berada di berbagai daerah perantauan.

Darwin menegaskan, jika dipercaya menakhodai lembaga tersebut, dirinya akan memikul tanggung jawab penuh dalam menjaga marwah masyarakat Muna agar semakin solid, berwibawa, dan dihormati.

Ia menilai keberadaan LBM harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar menjadi organisasi simbolis tanpa program yang jelas.

“Kalau saya diminta menjadi ketua, saya siap. Bagaimana lembaga ini bisa mempersatukan warga Muna dan menghadirkan sesuatu yang baik, itu menjadi tanggung jawab saya ke depan agar masyarakat Muna bisa bersatu secara elegan,” ujar Darwin.

BACA JUGA  Kapolda dan Gubernur Sultra Resmikan SPPG Polri, Layani 2.700 Penerima dan Dorong Ekonomi Lokal

Menurutnya, LBM di bawah kepemimpinannya nanti akan diarahkan pada pelaksanaan program kerja yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Sejumlah gagasan telah disiapkan, mulai dari pelatihan keterampilan secara berkala hingga penguatan nilai-nilai budaya sebagai identitas bersama masyarakat Muna.

Program tersebut, kata Darwin, tidak hanya diperuntukkan bagi warga yang berada di Pulau Muna, tetapi juga menjangkau masyarakat Muna yang hidup dan berkembang di luar daerah.

Ia menambahkan, pelestarian budaya akan menjadi salah satu prioritas utama karena dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat jati diri dan solidaritas masyarakat Muna lintas wilayah.

BACA JUGA  Dari Hunian hingga Hilirisasi, PT Vale Mantapkan Posisi Indonesia di Rantai Pasok Nikel Dunia

Meski menyatakan kesiapan memimpin LBM, Darwin menegaskan bahwa keinginannya itu murni untuk pengabdian sosial dan bukan bagian dari agenda politik praktis ataupun sarana membangun kekuatan politik pribadi.

“Tujuan saya adalah membantu masyarakat Muna, bukan hanya yang tinggal di Muna tetapi juga yang berada di luar daerah. Ada banyak program yang bisa dilakukan, termasuk pelatihan dan penguatan budaya. Kalau pun menjadi ketua, itu bukan alat untuk kepentingan politik saya ke depan,” tegasnya.***

Redaksi

Komentar