OJK Kenalkan APPK hingga iDebKu kepada Warga Wawonii, Dorong Transformasi Keuangan Digital

EKONOMI85 Dilihat

IndeksSultra.com, Konawe Kepulauan- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mendorong transformasi keuangan digital di wilayah kepulauan melalui edukasi literasi keuangan yang digelar di Desa Kekea, Kecamatan Wawonii Tenggara, Kabupaten Konawe Kepulauan.

Selain memberikan pemahaman tentang pengelolaan keuangan dan kewaspadaan terhadap investasi ilegal, OJK juga memperkenalkan berbagai kanal layanan pelindungan konsumen yang dapat diakses masyarakat secara mandiri.

Beberapa layanan tersebut di antaranya Aplikasi Portal Pelindungan Konsumen (APPK), Indonesia Anti-Scam Center (IASC), serta layanan SLIK melalui aplikasi iDebKu. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi, menyampaikan pengaduan, hingga memantau riwayat kredit secara mudah.

BACA JUGA  Kompetisi Digital Jadi Tren Baru Rayakan HUT RI, Indosat Ajak Masyarakat Ikut Tebak-Tebakan Online

Analis Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara, M. Fachrul Reza, menyampaikan bahwa literasi QRIS menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi digital sistem pembayaran.

“Pemahaman penggunaan QRIS dapat memperluas inklusi keuangan, memperkuat sektor UMKM, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi digital di daerah,” jelasnya, Rabu 7 Mei 2026.

Kegiatan edukasi ini turut melibatkan PT BPD Sultra, perangkat daerah, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

BACA JUGA  OJK Sultra Kawal Konsolidasi BPD untuk Perkuat Perbankan Daerah

Sementara itu, Deputi Kepala OJK Sultra, Indra Natsir Dahlan, menegaskan pihaknya akan terus memperluas jangkauan edukasi keuangan hingga ke daerah terpencil dan kepulauan.

“Ini kami lakukan agar seluruh masyarakat memiliki akses dan pemahaman yang memadai terhadap layanan keuangan formal,” bebernya.

Melalui sinergi antara OJK, Bank Indonesia, dan Pemerintah Daerah Konawe Kepulauan, diharapkan tercipta ekosistem keuangan yang sehat, inklusif, dan berdaya tahan, sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjaga stabilitas sistem keuangan daerah.

Komentar