Tim Medis Pemprov Sultra Siaga Layani Korban Banjir di Kawasan Kali Wanggu

SULTRA61 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui tim medis dari dinas kesehatan terus bersiaga memberikan pelayanan kesehatan kepada warga terdampak banjir di kawasan Kali Wanggu, Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.

Langkah tersebut dilakukan menyusul mulai munculnya keluhan penyakit di kalangan warga pascabanjir akibat kondisi lingkungan yang terdampak genangan air.

Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara, Andi Edy Surachmat, mengatakan sedikitnya 32 warga terdampak banjir mengeluhkan gangguan kesehatan seperti gatal-gatal dan batuk.

“Tim medis kami siaga di posko untuk memberikan pengobatan sesuai yang dibutuhkan warga,” ujarnya.

Selain pelayanan kesehatan dan distribusi obat-obatan, tim tanggap darurat Pemprov Sultra juga menyalurkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki guna menjaga sanitasi dan higienitas di lokasi terdampak banjir.

BACA JUGA  Pemprov Sultra Usulkan Ruas Porehu–Tolala–Batu Putih Lewat Inpres Jalan Daerah

Hingga Minggu 10 Mei 2026, wilayah terdampak banjir di Kelurahan Lepo-Lepo terus meluas mencakup RT 03, RT 09, RT 12, RT 13, dan RT 14.

Data sementara menunjukkan jumlah warga terdampak mengalami peningkatan signifikan. Pada Sabtu 9 Mei 2026, tercatat sebanyak 42 kepala keluarga atau 112 jiwa terdampak banjir. Sementara pada Minggu jumlah tersebut meningkat menjadi 225 kepala keluarga atau sekitar 685 jiwa.

Lokasi pengungsian sementara dipusatkan di Masjid At-Taubah dengan jumlah pengungsi sekitar 30 kepala keluarga atau kurang lebih 150 orang.

Pengungsi terdiri dari warga RT 13 sebanyak 126 orang dan RT 14 sebanyak 24 orang, termasuk dua bayi, satu balita, dan tujuh lanjut usia.

BACA JUGA  HUT ke-62, Gubernur Sultra Tekankan Persatuan dan Pembangunan Berkelanjutan

Dalam penanganan banjir tersebut, sejumlah instansi dan stakeholder turut terlibat, di antaranya BASARNAS, Sentra Meohai Kementerian Sosial RI, OPD lingkup Pemprov Sultra, hingga Pemerintah Kota Kendari.

Pemprov Sultra melalui dinas terkait juga telah menyiapkan tenda pengungsian, dapur umum, distribusi logistik, layanan makanan, perahu karet, hingga bantuan penjernihan air bagi warga terdampak.

Selain itu, Brimob Polda Sulawesi Tenggara dan Satpol PP Provinsi Sulawesi Tenggara turut membantu pengamanan dan penanganan di lokasi banjir guna memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga.

Komentar