Gerak Cepat, Polisi Amankan Terduga Pelaku Kasus Perempuan Meninggal di Roraya

HUKUM70 Dilihat

IndeksSultra.com, Konawe Selatan- Jajaran Polres Konawe Selatan bersama Polsek Tinanggea bergerak cepat menangani kasus meninggalnya seorang perempuan yang ditemukan di Desa Roraya, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan.

Kurang dari 24 jam setelah menerima laporan, polisi berhasil mengamankan seorang pria berinisial J (30) yang diduga berkaitan dengan peristiwa penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Terduga pelaku diamankan Tim URC Alpha Polres Konawe Selatan bersama personel Polsek Tinanggea pada Rabu 16 September 2026 sekitar pukul 22.30 WITA. Penangkapan dipimpin langsung Kapolsek Tinanggea IPTU Sucipto, S.H., M.H., CPM.

Kapolres Konawe Selatan AKBP Daeng Riandika Mahardani, S.I.K., M.H., mengungkapkan korban diketahui berinisial D.Y. (22), warga Kecamatan Baito, Konawe Selatan.

Berdasarkan penyelidikan awal, peristiwa tersebut diduga terjadi pada Rabu 16 September 2026 sekitar pukul 01.30 WITA di wilayah Desa Roraya.

BACA JUGA  Patroli Gabungan KRYD di Kendari, Polisi Tangkap Pelaku Pemerasan dan Amankan Sajam

Polisi masih mendalami motif di balik kejadian tersebut. Dari hasil penyelidikan sementara, perkara diduga berkaitan dengan persoalan hubungan pribadi.

“Dari hasil penyelidikan sementara, kami menduga kasus tersebut berkaitan dengan persoalan hubungan pribadi. Terduga pelaku diduga merasa sakit hati setelah lamarannya ditolak oleh keluarga korban,” ujar AKBP Daeng, Jumat 25 September 2026.

Selain persoalan tersebut, penyidik juga mendalami dugaan kecemburuan sebagai salah satu faktor yang melatarbelakangi peristiwa. Dugaan itu muncul setelah terduga pelaku melihat korban berkomunikasi dengan pria lain melalui telepon seluler.

Dalam proses penyidikan, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara. Di antaranya satu unit sepeda motor Yamaha Mio tanpa nomor polisi, pakaian serta satu unit telepon seluler merek Vivo.

Sejumlah barang lainnya yang diduga memiliki kaitan dengan perkara masih dalam pencarian. Penyidik juga terus melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku dan sejumlah saksi untuk mengungkap rangkaian kejadian secara menyeluruh.

BACA JUGA  Biro SDM Polda Sultra Gelar Anev Triwulan I 2026, Capaian Kinerja Masuk Kategori Sangat Baik

Selain pemeriksaan saksi dan terduga pelaku, kepolisian masih menunggu hasil autopsi guna memastikan penyebab kematian korban. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan menjadi bagian dari proses penyidikan untuk mengungkap perkara berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan.

Kapolres Konawe Selatan mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait perkara tersebut.

“Masyarakat diharapkan memberikan kepercayaan kepada kepolisian untuk menangani perkara tersebut secara profesional dan sesuai ketentuan hukum,” pungkasnya.

Polres Konawe Selatan memastikan proses penanganan perkara terus dilakukan dengan mengedepankan prosedur hukum dan pendalaman terhadap seluruh fakta yang ditemukan di lapangan.

Komentar