Tiga Dekade Polda Sultra, Doa Bersama Jadi Momentum Perkuat Pengabdian

HUKUM84 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Memasuki usia ke-30, Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) menjadikan doa bersama sebagai momentum untuk merefleksikan perjalanan sekaligus memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Amin Polda Sultra, Jumat 18 September 2026, tersebut dihadiri Kapolda Sultra Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K., para pejabat utama, Ketua Bhayangkari Daerah Sultra Ny. Ika Himawan bersama pengurus, serta personel Polda Sultra.

Personel Polres jajaran turut mengikuti kegiatan secara daring. Selain di Masjid Al-Amin, doa bersama juga dilaksanakan oleh personel beragama Hindu di Pura Dharma Chakti Raharja dan personel Nasrani di Gereja Oikumene Polda Sultra.

Kapolda Sultra mengatakan, rangkaian Hari Jadi ke-30 Polda Sultra menjadi kesempatan untuk mensyukuri perjalanan institusi yang berdiri sejak 1996. Tiga dekade pengabdian, kata dia, telah diwarnai berbagai tantangan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Sulawesi Tenggara.

“Tiga puluh tahun tentunya bukan waktu yang singkat. Sepanjang perjalanan tersebut, banyak tantangan dan berbagai hal yang sudah kita lalui, maupun yang nantinya akan kita hadapi dalam menjaga keamanan wilayah Sulawesi Tenggara,” kata Himawan.

BACA JUGA  Polda Sultra Telusuri Aset Tersangka Kasus Umrah Ilegal, Kerugian Korban Capai Rp7 Miliar

Menurutnya, pengalaman selama 30 tahun harus menjadi pembelajaran bagi seluruh personel untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas. Setiap anggota Polri diharapkan menjalankan amanah dengan tulus, ikhlas dan penuh tanggung jawab.

Himawan juga mengingatkan bahwa keberadaan institusi kepolisian harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, semangat untuk hadir, berbuat dan bermanfaat perlu diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Intinya adalah bagaimana kita semua dapat bermanfaat bagi sesama manusia. Khairunnas anfahum linnas, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya,” ujarnya.

Doa bersama tersebut juga dirangkaikan dengan tausiah yang disampaikan Ustaz Dr. H. Das’ad Latif, S.Sos., S.Ag., M.Si., Ph.D. Kehadiran pendakwah tersebut diharapkan dapat memberikan penguatan spiritual bagi personel Polda Sultra.

Dalam tausiahnya, Das’ad Latif menjelaskan tentang makna doa dan cara Allah SWT mengabulkan doa seorang hamba. Ia menyampaikan bahwa doa tidak selalu dikabulkan dalam bentuk yang persis seperti yang diminta.

BACA JUGA  Polda Sultra Ungkap Ratusan Kasus dalam Operasi Pekat Anoa 2026, Hampir 400 Orang Diamankan

Menurutnya, sebuah doa dapat dikabulkan sesuai dengan permintaan, diganti dengan sesuatu yang dinilai lebih baik, ditunda hingga waktu yang tepat, atau menjadi kebaikan yang diperoleh di akhirat.

Ia juga mengingatkan agar doa tidak hanya berorientasi pada kepentingan duniawi, seperti harta, kedudukan dan jabatan. Menurutnya, manusia juga perlu memohon kehidupan yang baik serta akhir kehidupan dalam keadaan husnul khatimah.

Momentum tiga dekade Polda Sultra diharapkan semakin memperkuat nilai keimanan, ketakwaan dan keikhlasan dalam diri personel. Nilai tersebut menjadi salah satu landasan dalam menjalankan tugas kepolisian sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat.

Polda Sultra juga menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan profesional.

Komitmen tersebut dituangkan melalui tagline “Jaga Bumi Anoa”, yang mencakup Jaga Masyarakat, Jaga Wilayah, Jaga Lingkungan, Jaga Persatuan dan Jaga Kepercayaan.***

Redaksi

Komentar