Buka Run Night BIK 2026, OJK Ajak Warga Kendari Perkuat Kesehatan Finansial

EKONOMI, GAYA HIDUP70 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) menyeimbangkan pola hidup sehat dengan pengelolaan keuangan yang baik.

Pesan tersebut disampaikan Anggota Dewan Komisioner OJK, Adi Budiarso, saat membuka kegiatan Run Night dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 di pelataran Eks MTQ Kendari, Sabtu 24 Oktober 2026 malam.

Pembukaan kegiatan itu turut dihadiri Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, Wakil Gubernur Sultra, Hugua, serta Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman.

Adi mengatakan, kegiatan olahraga dapat menjadi momentum untuk membangun kesadaran masyarakat bahwa kesejahteraan tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik, tetapi juga kondisi keuangan yang sehat.

BACA JUGA  Polda Sultra Gelar Gerakan Pangan Murah, 1.500 Karung Beras Disiapkan untuk Warga

Menurutnya, kemampuan mengelola keuangan secara bijak menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah.

“Jadi, kita tidak hanya bugar secara fisik, tetapi juga harus bugar dan sehat secara keuangan untuk Sultra yang makin maju dan sejahtera,” ujarnya.

Ia berharap antusiasme masyarakat mengikuti Run Night turut mendorong peningkatan kesadaran terhadap pentingnya perencanaan keuangan. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat diharapkan mampu mengambil keputusan keuangan secara lebih tepat dan mempersiapkan kebutuhan masa depan.

BACA JUGA  OJK Sultra Gelar Workshop TPKAD, Jadi Bagian Strategi Perkuat Inklusi Keuangan

Adi juga mengingatkan peserta untuk menjaga semangat dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Terima kasih semuanya. Tetap semangat, pantang menyerah,” katanya.

Run Night merupakan salah satu rangkaian kegiatan BIK 2026 di Sulawesi Tenggara yang memadukan aktivitas olahraga dengan kampanye inklusi keuangan.

Melalui kegiatan tersebut, OJK berharap pesan mengenai pentingnya kesehatan finansial dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. Peningkatan pemahaman keuangan diharapkan berjalan seiring dengan perluasan akses terhadap layanan keuangan formal, sehingga masyarakat dapat memanfaatkannya sesuai kebutuhan dan secara bertanggung jawab.

Komentar