FORKESTRA 2026, BI dan Pemda Sultra Perkuat Daya Saing Komoditas Daerah

RAGAM122 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Bank Indonesia (BI) bersama pemerintah daerah memperkuat kolaborasi untuk memperluas akses pasar komoditas unggulan Sulawesi Tenggara melalui pengembangan rantai pasok ekspor.

Upaya tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) rantai pasok ekspor dalam rangkaian puncak Forum Ekonomi Sulawesi Tenggara (FORKESTRA) 2026 di Kendari, Senin 5 Oktober 2026.

Kerja sama ini diarahkan untuk membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi produk unggulan daerah sekaligus mendorong pelaku usaha meningkatkan kapasitas produksi dan daya saing agar mampu menjangkau pasar yang lebih besar.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara, Edwin Permadi, mengatakan perluasan pasar komoditas daerah membutuhkan keterlibatan pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.

BACA JUGA  OJK Sultra Ajak Mahasiswa UHO Waspada Kejahatan Digital dan Pahami Literasi Keuangan

Menurutnya, penandatanganan PKS rantai pasok ekspor merupakan bentuk sinergi Bank Indonesia dan pemerintah daerah dalam mendukung pemasaran komoditas unggulan Sulawesi Tenggara.

Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya membuka akses pasar baru, tetapi juga mendorong pelaku usaha lain untuk mengembangkan kapasitas bisnis dan meningkatkan kualitas produk agar semakin kompetitif.

Penguatan rantai pasok ekspor ini sejalan dengan tema FORKESTRA 2026, yakni “Mewujudkan Ekosistem Ekonomi Sulawesi Tenggara yang Inklusif, Mandiri, dan Berdaya Saing Global”.

BACA JUGA  PT Vale Indonesia dan Pertamina Petra Niaga Kolabirasi Dukung Transisi Energi Hijau

Pengembangan ekosistem ekonomi yang kuat membutuhkan keterhubungan antara pelaku usaha, pemerintah, pasar, sumber daya manusia, dan sektor keuangan. Sinergi antarelemen tersebut menjadi faktor penting untuk memperkuat posisi produk lokal dalam menghadapi persaingan pasar.

Ke depan, Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan pemangku kepentingan lainnya akan terus memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan kapasitas usaha serta daya saing produk unggulan daerah.

Melalui langkah tersebut, komoditas Sulawesi Tenggara diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk menembus pasar yang lebih luas dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Komentar