Pelantikan Pengurus Golkar Sultra, Sarmuji Sampaikan Pesan Persatuan dan Dukungan terhadap Pemerintah

NASIONAL, POLITIK155 Dilihat

IndeksSultra.com, Kolaka-  Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, mengingatkan seluruh kader Partai Golkar di Sulawesi Tenggara (Sultra) agar tidak menghabiskan energi dalam perselisihan politik yang dapat menghambat pembangunan daerah.

Pesan tersebut disampaikan Sarmuji saat menghadiri pelantikan La Ode Darwin sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sultra bersama jajaran pengurus DPD Partai Golkar kabupaten dan kota se-Sultra di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026).

Menurut Sarmuji, perbedaan kepentingan dan persaingan antarpartai merupakan bagian dari dinamika demokrasi. Namun, kompetisi politik tidak seharusnya menjadi penghalang untuk membangun kerja sama dalam mendukung jalannya pemerintahan.

Ia menilai stabilitas politik menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan program pembangunan pemerintah pusat maupun daerah dapat berjalan secara berkesinambungan.

“Supaya pembangunan Indonesia makin mudah untuk dilakukan. Stabilitas sangat diperlukan. Para gubernur, para bupati membutuhkan stabilitas sampai ke daerah. Jangan sia-siakan energi kita hanya untuk perbenturan satu dengan yang lainnya,” ujar Sarmuji.

Sarmuji mencontohkan langkah Presiden Prabowo Subianto yang membangun koalisi dengan melibatkan berbagai kekuatan politik sebagai upaya memperkuat dukungan terhadap agenda pembangunan nasional.

BACA JUGA  Edukasi Pemilih, KPU Sultra Gelar Nonton Bareng Film Tepatilah Janji

Menurutnya, semangat kerja sama tersebut juga perlu diterapkan di daerah, termasuk Sultra, agar perbedaan latar belakang politik tidak menghambat koordinasi antara partai dan pemerintah.

Ia menegaskan, Partai Golkar memiliki tanggung jawab untuk mendukung program pembangunan pemerintah daerah, termasuk kebijakan yang dijalankan gubernur maupun bupati.

“Tidak ada alasan bagi Partai Golkar untuk tidak mendukung sepenuhnya program-program gubernur,” tegasnya.

Dukungan Politik Harus Disertai Pengawasan

Meski meminta kader memberikan dukungan terhadap pemerintah, Sarmuji menekankan bahwa sikap tersebut tidak boleh menghilangkan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan.

Menurutnya, apabila ditemukan persoalan dalam pelaksanaan kebijakan, kader Golkar harus mampu menyampaikan masukan dan peringatan sejak dini.

Ia menginginkan setiap persoalan diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah, bukan melalui konflik politik yang berkepanjangan.

“Kalau ada salah harus mampu memberi peringatan-peringatan sejak dini,” katanya.

Sarmuji menilai pendekatan dialog diperlukan untuk menjaga hubungan antara kekuatan politik dan pemerintah daerah, sekaligus memastikan kebijakan pembangunan tetap berjalan sesuai kepentingan masyarakat.

Apresiasi Kepemimpinan La Ode Darwin

Dalam kesempatan tersebut, Sarmuji turut memberikan perhatian terhadap kepengurusan baru Partai Golkar Sultra di bawah kepemimpinan La Ode Darwin.

BACA JUGA  Debat Publik Ketiga, ASR Beberkan Memiliki Cara Jitu Pengelolaan SDA di Sultra

Ia mengapresiasi langkah La Ode Darwin yang dinilainya mampu merangkul berbagai kelompok kader, mulai dari tokoh senior hingga generasi muda, dalam struktur kepengurusan partai.

Menurut Sarmuji, keterlibatan berbagai unsur kader menjadi bagian penting dalam membangun organisasi yang solid dan menjaga kesinambungan kepemimpinan.

Ia mengingatkan agar seluruh pengurus tidak menjadikan perbedaan pandangan internal sebagai sumber perpecahan.

Sebaliknya, setiap kader diminta mengedepankan kebersamaan dan memperkuat koordinasi dalam menjalankan agenda organisasi.

Sarmuji juga menyampaikan arahan Ketua Umum DPP Partai Golkar agar seluruh jajaran kepengurusan terus menjaga soliditas sebagai modal dalam mencapai tujuan organisasi.

Penguatan internal tersebut, lanjutnya, perlu dilakukan secara konsisten hingga menghadapi Pemilihan Umum 2029.

Melalui pelantikan kepengurusan baru ini, Sarmuji berharap Partai Golkar Sultra dapat menjaga kekompakan organisasi, membangun komunikasi dengan berbagai kekuatan politik, serta menjalankan perannya dalam mendukung dan mengawasi pembangunan daerah.

Ia menekankan bahwa persatuan internal dan hubungan politik yang kondusif perlu menjadi perhatian seluruh kader dalam menjalankan tugas organisasi ke depan.

Komentar