PT Vale Siapkan 35 Pemuda Lokal Jadi Operator Alat Berat Bersertifikat

RAGAM88 Dilihat

IndeksSultra.com, Sorowako- Peluang kerja di sektor industri pertambangan dan konstruksi terus berkembang, namun kebutuhan tenaga kerja yang memiliki keterampilan khusus masih menjadi tantangan.

Menjawab kondisi tersebut, PT Vale Indonesia Tbk kembali menghadirkan program pengembangan sumber daya manusia melalui Pelatihan Vokasi dan Sertifikasi Operator Alat Berat bagi masyarakat lokal di wilayah pemberdayaan perusahaan.

Sebanyak 35 peserta dari Kecamatan Nuha, Towuti, Wasuponda, dan Malili mengikuti program yang resmi dibuka di Hotel Duta Inn, Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, pada 24 Juni 2026.

Para peserta selanjutnya akan menjalani pelatihan intensif selama satu bulan di Palopo Skill Centre dengan fokus pada pengoperasian alat berat jenis excavator dan dump truck.

Program ini tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan teknis, tetapi juga pemahaman mengenai standar keselamatan kerja yang menjadi bagian penting dalam dunia industri modern.

Head of External Relations Sorowako & Outer Area PT Vale Indonesia, Yusri Yunus, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja lokal agar mampu memenuhi kebutuhan industri yang terus berkembang.

BACA JUGA  Telkomsel Hadirkan Paket RoaMAX Haji 2026 dan Layanan 5G untuk Dukung Jemaah Indonesia

“Kami percaya bahwa peningkatan kompetensi masyarakat lokal merupakan investasi jangka panjang yang memberikan manfaat bagi individu, komunitas, maupun daerah. Melalui program pelatihan dan sertifikasi ini, kami ingin memperkuat kapasitas angkatan tenaga kerja lokal agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri, sehingga semakin siap dan lebih mudah terserap di dunia kerja. Ini juga merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan kontribusi nyata dalam pengembangan masyarakat di area pemberdayaan,” ujar Yusri.

Setelah menyelesaikan seluruh tahapan pelatihan dan dinyatakan kompeten, peserta akan mengikuti uji sertifikasi yang diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikat tersebut menjadi pengakuan resmi atas kemampuan yang dimiliki dan dapat menjadi nilai tambah saat memasuki dunia kerja.

Salah satu peserta asal Kecamatan Wasuponda, Nur Fadilah, mengaku antusias mengikuti program tersebut karena melihat peluang besar yang bisa diperoleh melalui keterampilan operator alat berat, terutama di wilayah yang dikenal sebagai kawasan pertambangan.

BACA JUGA  Kadin Sultra Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Buka Puasa Bersama

“Saya tertarik mengikuti pelatihan operator alat berat karena dapat memperluas peluang kerja. Apalagi sebagai putri daerah dari Luwu Timur yang merupakan kawasan pertambangan,” katanya.

Menurut PT Vale, program pelatihan ini merupakan bagian dari inisiatif pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Selain membuka akses terhadap peluang kerja yang lebih luas, kegiatan ini juga mendukung upaya menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan siap menghadapi tuntutan dunia industri.

Perusahaan berharap kolaborasi antara sektor industri, lembaga pelatihan, dan masyarakat dapat melahirkan tenaga kerja lokal yang kompeten serta mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Kehadiran SDM yang terampil juga diyakini akan mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat dan mendorong pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Luwu Timur maupun Sulawesi Selatan secara keseluruhan.

Melalui program ini, PT Vale menegaskan komitmennya untuk terus berinvestasi dalam pengembangan masyarakat lokal, tidak hanya melalui kegiatan operasional perusahaan, tetapi juga melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang berkelanjutan.

Komentar