OJK Sultra Pantau Dampak Pergerakan Harga Minyak Dunia terhadap Ekonomi Daerah

EKONOMI107 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara terus mencermati perkembangan perekonomian daerah di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Salah satu indikator yang menjadi perhatian adalah perubahan harga minyak dunia yang mulai menunjukkan tren positif sejak awal Juli 2026.

Kepala OJK Sulawesi Tenggara, Bismi Maulana Nugraha, menjelaskan bahwa fluktuasi harga minyak global memiliki dampak terhadap berbagai sektor ekonomi

. Menurutnya, perubahan tersebut dapat memengaruhi laju inflasi, aktivitas konsumsi masyarakat, hingga pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Ia menyebutkan bahwa membaiknya harga minyak dunia diharapkan dapat memberikan pengaruh positif terhadap stabilitas ekonomi, meski berbagai indikator tetap perlu dipantau secara berkala.

BACA JUGA  Desa Sorue Jaya Menuju "Smart Pesisir", OJK dan Pemkab Konawe Integrasikan Akses Keuangan di Kampung Nelayan Merah Putih

Untuk menjaga kondisi ekonomi tetap kondusif, OJK akan terus menjalankan fungsi pengawasan melalui kebijakan mikroprudensial. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan sektor jasa keuangan tetap sehat dan mampu menopang aktivitas ekonomi di Sulawesi Tenggara.

“Kami akan terus mengawal kondisi sektor keuangan agar pergerakan ekonomi di Sulawesi Tenggara tetap berlangsung secara normal, sehat, dan berkelanjutan,” ujar Bismi.

Selain melakukan pengawasan, OJK juga memperkuat koordinasi dengan Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan dalam merespons perkembangan inflasi yang belakangan mengalami kenaikan.

BACA JUGA  Rayakan Hari Anak Nasional, Kalla Toyota Gelar Beragam Kegiatan Edukatif dan Sosial

Menurut Bismi, sinergi antarlembaga menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mengantisipasi berbagai risiko yang dapat memengaruhi daya beli masyarakat maupun iklim investasi di daerah.

Ia optimistis, melalui koordinasi yang berkesinambungan antara OJK, Bank Indonesia, dan pemerintah, kondisi perekonomian Sulawesi Tenggara tetap dapat terjaga sehingga sektor jasa keuangan mampu terus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah di tengah tantangan global.

Komentar