IndeksSultra.com, Kendari- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sulawesi Tenggara kembali menggelar Forum Ekonomi Sulawesi Tenggara (FORKESTRA) 2026 untuk mempertemukan gagasan akademisi, mahasiswa, pemerintah, dan pemangku kepentingan dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Memasuki penyelenggaraan tahun keenam, FORKESTRA mengusung tema “Mewujudkan Ekosistem Ekonomi Sulawesi Tenggara yang Inklusif, Mandiri, dan Berdaya Saing Global”. Tema tersebut menitikberatkan pada pentingnya membangun keterhubungan antara investasi, pelaku usaha lokal, sumber daya manusia, dan kebijakan pembangunan.
Melalui kolaborasi tersebut, FORKESTRA diharapkan dapat menghasilkan pemikiran strategis yang mampu memperluas kesempatan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat daya saing Sulawesi Tenggara.
Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Dr. Ir. Hugua, M. Ling., mengapresiasi keberlanjutan FORKESTRA yang telah memasuki tahun keenam. Menurutnya, forum ini memiliki peran penting dalam menghimpun pemikiran dari berbagai sudut pandang untuk mendukung kemajuan ekonomi daerah.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya FORKESTRA yang telah memasuki tahun keenam. Forum ini menjadi sangat penting karena menjadi ruang untuk menghimpun dan merumuskan ide serta gagasan strategis dari berbagai sudut pandang dalam mendukung kemajuan perekonomian Sulawesi Tenggara,” ujar Hugua.
Ia berharap forum tersebut mampu melahirkan gagasan terbaik yang dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan dan penguatan perekonomian Sulawesi Tenggara.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara, Edwin Permadi, mengatakan FORKESTRA menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antarpemangku kepentingan dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, mandiri, dan berdaya saing global.
FORKESTRA sendiri dirintis sejak 2020 sebagai wadah bagi akademisi, mahasiswa, dan masyarakat untuk mengembangkan pemikiran inovatif mengenai berbagai persoalan strategis perekonomian daerah.
Ke depan, Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen melanjutkan penguatan kolaborasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.***
Redaksi







Komentar