Polda Sultra Tanam 150 Mangrove di Kendari Barat, Antisipasi Abrasi Pantai

HUKUM46 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) menanam 150 batang mangrove di Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Jumat 16 Oktober 2026, sebagai langkah mendukung perlindungan pesisir dan menjaga kelestarian lingkungan di Bumi Anoa.

Penanaman tersebut dipimpin langsung Kapolda Sultra Irjen Pol Himawan Bayu Aji bersama Wakapolda Sultra Brigjen Pol Budi Hermawan, pejabat utama Polda Sultra, perwakilan instansi terkait, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta masyarakat setempat.

Kapolda Sultra mengatakan, karakteristik geografis Sulawesi Tenggara yang memiliki wilayah perairan luas membuat kawasan pesisir perlu mendapat perhatian, terutama dalam mengantisipasi ancaman abrasi.

Menurutnya, penanaman mangrove menjadi salah satu upaya preventif untuk menjaga ekosistem pesisir sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan bagi masyarakat sekitar.

“Karakteristik wilayah Sulawesi Tenggara ini dominan perairan dengan potensi kerawanan abrasi. Hari ini, sebagai tahap pertama, kita menanam 150 batang pohon mangrove bersama masyarakat. Ini linier dengan program internal kami di Polda Sultra, yaitu ‘Jaga Bumi Anoa’, khususnya pada pilar Jaga Lingkungannya,” ujar Himawan.

BACA JUGA  Sulit Didapat dan Mahal, Distribusi LPG 3 Kg Kini Diawasi Ketat Ditreskrimsus Polda Sultra

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program Quick Wins Presisi Kapolri yang mencakup upaya menciptakan ruang publik yang aman melalui perlindungan lingkungan hidup.

Polda Sultra juga menekankan bahwa penanaman mangrove tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Pemeliharaan dan keberlanjutan tanaman menjadi aspek penting agar manfaat ekologisnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Selain menjaga kawasan pesisir, kegiatan tersebut diarahkan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pelestarian lingkungan. Keterlibatan warga diharapkan dapat memperkuat kepedulian bersama terhadap kondisi ekosistem di sekitar tempat tinggal mereka.

Polda Sultra turut melibatkan anak-anak dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari edukasi lingkungan sejak dini. Melalui keterlibatan itu, generasi muda diharapkan memahami pentingnya menjaga alam dan membangun kebiasaan peduli lingkungan sejak kecil.

BACA JUGA  Polda Sultra Perketat Pengamanan Perayaan HUT Sultra di Kawasan Eks MTQ

“Kami ingin program ini berdampak panjang. Tadi kita libatkan anak-anak agar mereka teredukasi untuk peduli lingkungan sejak kecil. Jika lingkungannya terjaga, maka kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat juga dapat berjalan dengan baik dan harmonis,” kata Himawan.

Penanaman mangrove ini juga menjadi ruang kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan pesisir.

Melalui program Jaga Bumi Anoa, Polda Sultra berharap upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan berkelanjutan, sekaligus mendukung terciptanya kawasan pesisir yang lebih terlindungi dan lingkungan yang nyaman bagi masyarakat Kendari.

Komentar