Wakapolda Sultra Ingatkan Siswa SMAN 1 Kendari tentang Bahaya Narkoba dan Perundungan

HUKUM40 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Wakapolda Sulawesi Tenggara (Sultra), Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K., mengajak para pelajar SMA Negeri 1 Kendari untuk menjauhi narkoba dan menghentikan segala bentuk perundungan atau bullying.

Pesan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi di sekolah itu, Senin 19 Oktober 2026. Kegiatan ini  merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden dan program Quick Wins Kapolri melalui program Polisi Peduli Pendidikan (Polidik). Program ini menjadi salah satu upaya kepolisian dalam membangun karakter generasi muda sekaligus meningkatkan kesadaran pelajar terhadap pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban.

Apel pagi diikuti Kepala SMAN 1 Kendari, Nur Aida, bersama dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa dan siswi. Dalam kesempatan itu, Wakapolda memberikan arahan mengenai pentingnya menjaga perilaku, memilih lingkungan pergaulan yang sehat, dan menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

BACA JUGA  Wakapolri Dorong Brimob Perkuat Kapabilitas dan Modernisasi Hadapi Ancaman Kompleks

Brigjen Pol. Budi Hermawan menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Menurutnya, narkoba tidak hanya berdampak terhadap kesehatan fisik dan mental, tetapi juga dapat mengganggu proses belajar serta menghambat pencapaian cita-cita.

Ia mengingatkan para siswa agar tidak tergoda untuk mencoba narkoba, termasuk ketika mendapat ajakan dari lingkungan pertemanan. Para pelajar diharapkan memiliki keberanian untuk menolak pengaruh negatif dan mampu mengambil keputusan yang tepat demi masa depan mereka.

Selain narkoba, Wakapolda turut menyoroti persoalan perundungan di lingkungan pendidikan. Ia mengingatkan bahwa tindakan yang dianggap sebagai candaan dapat menimbulkan dampak buruk bagi korban, terutama jika dilakukan secara berulang, baik melalui kekerasan fisik, ucapan yang merendahkan, maupun media sosial.

Karena itu, para siswa diminta untuk membangun hubungan pertemanan yang dilandasi rasa saling menghormati, menghargai perbedaan, dan menjaga perasaan sesama. Lingkungan sekolah, menurutnya, harus menjadi tempat yang aman bagi seluruh siswa untuk belajar, berkembang, dan meraih prestasi.

BACA JUGA  Kapolda Sultra dan Kajati Perkuat Kolaborasi, Komitmen Wujudkan Penegakan Hukum yang Profesional

Wakapolda juga mendorong pihak sekolah agar terus memperkuat pengawasan serta menciptakan suasana belajar yang nyaman dan kondusif. Kerja sama antara kepolisian, tenaga pendidik, dan orang tua dinilai penting untuk mendeteksi serta mencegah perilaku berisiko di kalangan remaja sejak dini.

Menutup arahannya, Brigjen Pol. Budi Hermawan mengajak seluruh siswa SMAN 1 Kendari untuk meningkatkan prestasi, menjaga nama baik sekolah, dan membangun kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polda Sultra berharap para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berintegritas, serta mampu menolak narkoba dan segala bentuk perundungan demi mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung masa depan generasi bangsa.

Komentar