IndeksSultra.com, Jakarta- PT Bank CIMB Niaga Tbk mencatatkan pertumbuhan kredit dan pembiayaan sebesar 6,7 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp242,6 triliun hingga September 2026. Capaian tersebut mencerminkan kinerja intermediasi perseroan yang tetap tumbuh di tengah dinamika industri perbankan.
Sejalan dengan pertumbuhan kredit, dana murah atau current account savings account (CASA) CIMB Niaga juga meningkat 4,4 persen menjadi Rp197 triliun. Sementara itu, total aset perseroan mencapai Rp384,8 triliun, memperkuat posisinya sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia.
Dari sisi layanan, transformasi digital turut menjadi bagian penting dalam operasional perseroan. CIMB Niaga mencatat sekitar 90 persen transaksi nasabah telah dilakukan melalui kanal digital.
Capaian tersebut menunjukkan peran kanal digital dalam mendukung aktivitas transaksi nasabah sekaligus meningkatkan akses terhadap layanan perbankan.
Selain memperkuat bisnis utama, CIMB Niaga juga terus mengembangkan pembiayaan berkelanjutan. Hingga September 2026, penyaluran pembiayaan pada kategori tersebut mencapai Rp65 triliun atau setara 26,6 persen dari total portofolio pembiayaan bank.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya perseroan mengintegrasikan aspek keberlanjutan dalam kegiatan pembiayaan, sejalan dengan kebutuhan pembangunan ekonomi yang memperhatikan dampak lingkungan dan sosial.
Dalam menjalankan bisnisnya, CIMB Niaga secara konsisten menerapkan strategi Forward30 untuk memperkuat fundamental dan kapabilitas perusahaan. Strategi tersebut diarahkan guna mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan serta menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan.
Perseroan juga menegaskan komitmennya menjalankan purpose Advancing Customers & Society, yakni mendampingi nasabah dalam memenuhi kebutuhan keuangan dan mewujudkan aspirasi mereka.
Melalui strategi tersebut, CIMB Niaga berupaya menjaga pertumbuhan bisnis sekaligus memperluas kontribusi positif bagi masyarakat melalui layanan keuangan yang relevan dengan kebutuhan nasabah dan perkembangan ekonomi.




Komentar