Dalam kegiatan yang berlangsung di area proyek jembatan, sebanyak 33 siswa dari Sekolah Satu Atap (Satap) Nomor 3 menerima bantuan perlengkapan sekolah, mulai dari seragam, tas hingga alat tulis.
Aksi sosial ini dihadiri sejumlah pejabat kepolisian, di antaranya AKP Muhammad Salman dan Iptu Jamal, yang turut menyerahkan bantuan secara langsung kepada para siswa. Kehadiran aparat kepolisian disambut antusias oleh pihak desa dan para orang tua yang mendampingi anak-anak mereka.
Plh. Kasihumas Polres Kolaka, AKP Dwi Arif Setiawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya di wilayah yang terdampak langsung proyek pembangunan.
“Bantuan ini diharapkan bisa menjadi penyemangat bagi para siswa untuk terus belajar dan meraih cita-cita mereka,” ujarnya.
Menurutnya, peran Polri saat ini tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang peduli terhadap berbagai persoalan sosial, termasuk pendidikan anak-anak di daerah.
Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis dalam suasana penuh kehangatan. Para orang tua siswa pun mengaku terbantu dengan adanya dukungan tersebut, terutama dalam memenuhi kebutuhan sekolah anak-anak mereka.
Melalui kegiatan ini, Polda Sultra berharap pembangunan jembatan tidak hanya memperlancar akses transportasi di Kolaka, tetapi juga memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.
Komentar